POJOKSULSEL, MAKASSAR - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengapresiasi Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto)atas terlaksananya Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2023.

MNEK 2023 dibuka oleh Laksamana Yudo Margono didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, Gubernur Sulsel Sudirman Sulaiman, dan walikota Danny Pomanto.

Yudo mengatakan, kerja sama TNI AL dan Pemkot Makassar dalam menyukseskan latihan non-perang di Makassar perlu diapresiasi.

"Apresiasi kami terhadap KSAL, dan seluruh yang berpartisipasi dalam mempersiapkan ini semuanya dengan baik," ucapnya.

Lebih jauh, ia menyambut hangat para peserta dari berbagai negara yang hadir. Yudo juga berharap peserta yang hadir mendapatkan kenangan dan momen yang indah pascaacara.

Baca juga

Gubernur Sulsel Harap MNEK 2023 Mampu Geliatkan Wisata dan Perekonomian Makassar

MNEK, kata dia, bukan perang tetapi fokus pada penguatan dan kerja sama di area regional juga perihal penanganan-penanggulangan kebencanaan.

"MNEK main output (tujuan utama) ialah memperkuat brotherhood (persaudaraan) di antara para peserta," jelasnya.

Apalagi MNEK mengusung tema Partnership To Recover And To Rise Stronger.

Baca juga

MG dan Pemkot Makassar Komitmen Cipta Green Environment Lewat Peluncuran MG4 EV

Laksamana Muhammad Ali mengatakan MNEK dibuat oleh Angkatan Laut Indonesia yang pertama kali diselenggarakan di Batam dan terkahir di Lombok.

Lalu pascapandemi baru kemudian dilanjutkan di Makassar dan merupakan tahun penyelenggaraan ke empat.

Muhammad Ali menuturkan latihan ini diupayakan sebagai ajang diplomasi antar negara dan menjalin relasi, kekuatan, serta membangun kerja sama dengan negara-negara sahabat.

Termasuk sebagai ajang pertukaran ilmu dan pengalaman antar peserta. Pun, untuk memfasilitasi koordinasi dalam upaya meyelesaikan krisis-krisis yang ada juga mengintegrasikan hal-hal penting lainnya.

"Latihan ini juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi dengan agenda-agenda internasional dalam menjaga stabilitas keamanan dunia, dan perdamaian dunia," ujarnya.

Pula, sebagai refleksi kekuatan TNI Angkatan Laut untuk mendukung pembangunan nasional dan menjaga kedaulatan maritim nasional.

Muhammad Ali juga mengharapkan kegiatan ini memberikan manfaat bagi warga Makassar dan sekitarnya.

Sebelumnya, Danny Pomanto juga mengajak masyarakat Makassar agar menyaksikan event internasional terbesar dan termegah di Makassar itu.

"Saya imbau kepada masyarakat untuk menonton karena banyak atraksi menarik, pameran-pameran dari berbagai negara. Jadi silakan datang dan ramaikan," imbaunya.

Baca juga

Nunung Dasniar Minta Pemkot Makassar Perhatikan Wilayah Rawan Terdampak Banjir

Diketahui, dalam pembukaan MNEK ini, terdapat banyak pertunjukan, dari demonstrasi Pesawat Tempur AL, Penerjun Payung, Helikopter, Drumband Taruna AL hingga 500 Penari Kolosal persembahan Pemkot Makassar.

Sementara secara umum, MNEK merupakan kegiatan latihan non-perang dengan mengedepankan kerja sama maritim di kawasan regional, penanggulangan bencana, serta operasi kemanusiaan guna mempererat kerja sama antara TNI AL dengan negara-negara sahabat.

MNEK digelar 4 hingga 8 Juni, dihadiri 36 Kapal Perang Angkatan Laut dari berbagai negara di dunia yang bersandar di Kota Makassar.

Apalagi, dalam sela-sela acara sekira 6 Juni malam, ada tambahan hiburan Mix Martial Arts (MMA) atau olahraga tarung yang turut meramaikan acara.

(*/pojoksulsel)