PA 212 Tolak Coldplay Kepung Bandara, Mahfud MD : Apa-apa Ditolak, Nonton Aja Ndak Usah Takut
POJOKSATU.id, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD angkat bicara terkait PA 212 tolak Coldplay smapai ancam kepung bandara.
Awalnya Mahfud MD disinggung soal adanya kelompok kecil masyarakat yang menyatakan penolakan konser Coldplay dengan berbagai alasan.
Mahfud mengungkap, dirinya sudah mengetahui penolakan tersebut.
"Itu saya baca juga. Sekelompok masyarakat yang menolak, gitu ya," ujar Mahfud MD dikutip pojoksatu.id dari Youtube Mata Najwa, Jumat (18/5/2023).
Mahfud lantas melontarkan sindiran bahwa kelompok tersebut memang selalu melontarkan penolakan ketika tidak sesuai dengan identitas mereka.
"Itu biasa-biasa sejak dulu ada apa gitu, ditolak, semuanya haram," ucap Mahfud.
BACA JUGA: Sandiaga Uno tak Peduli Cuap-cuap PA 212, Usai Konser Coldplay Sudah Siapkan Konser Band Luar Negeri Lainnya
Menurut Mahfud, konser musik seperti yang akan digelar Coldplay itu sejatinya tidak lebih dari sebuah hiburan.
"Ini kan hiburan, ndak papa kalau menurut saya," tutur Mahfud.
Karena itu, Mahfud pun mempersilahkan masyarakat yang ingin menonton koser Coldplay dan tidak usah menghiraukan penolakan yang disampaikan kelompok tersebut.
"Ya nonton aja kalau mau nonton. Anak-anak muda, ndak usah takut," imbau dia.
BACA JUGA: PA 212 Tolak Konser Coldplay Karena Bertentangan dengan Pancasila, Yakin Bakal Picu Gejolak Besar
Mahfud juga memastikan bahwa aparat keamanan tidak akan tinggal diam bilamana ada pihak-pihak tertentu yang berusaha mengganggu ketertiban dan keamanan.
"Saya kita aparat keamanan juga kita siapkan kalau ada yang mengganggu," tegas Mahfud.
"Wong mau nonton kok diganggu," sambungnya sembari tertawa.
Mahfud juga memastikan bahwa tidak ada hukum yang melarang konser Coldplay digelar di Indonesia.
BACA JUGA; Bakal Ada Konser Coldplay di Jakarta, Polda Metro Minta Jangan Dikaitkan dengan Pilpres
"Ndak ada larangn hukum. Itu termasuk layanan kepad hobi anak-anak muda," jelasnya.
Yang terpenting adalah tidak ada pelanggaran hukum. Apalagi dalam setiap hobi (konser) tersebut selalu ada pesan moral dan kehidupan yang bisa diambil manfaatnya.
"Pasti ada pesan kehidupan. Jadi kalau dengar lagu apapun pasti dengar pesannya. Bisa pesan jelek, pesan baik. Tinggal kitanya nyaring aja," pesan Mahfud. (Guruh/Pojoksatu)
Berita dan konten menarik lainnya dari Pojoksatu.id bisa dibaca di Google News




