POJOKSATU.id, JAKARTA – Lima aparatur sipil negara (ASN) di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terjaring OTT oleh KPK di Jakarta dan Sumsel.

Kelima ASN BPK Kementerian Keuangan itu telah tiba di KPK untuk diperiksa pada Rabu (10/6).

Kasus sudah naik tahap penyidikan dan KPK segera mengumumkan siapa yang jadi tersangka.

"Saat ini pihak-pihak yang diamankan masih dilakukan pemeriksaan secara intensif," kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Rabu (10/6/2026).

Baca Juga: Pertamax Naik 32 Persen, Danantara Klaim Harga Mahal Saat Ini Masih Separuh Harga Aslinya

Budi mengatakan hasil gelar perkara telah menaikkan kasus itu ke tahap penyidikan. KPK segera menentukan para pihak yang akan ditetapkan tersangka.

"Dan siang tadi sudah dilakukan ekspos dan diputuskan atas penyelidikan tertutup ini diputuskan untuk naik ke tahap penyidikan, berdasarkan bukti permulaan yang cukup dan sah," kata Budi.

"Selanjutnya, nanti penyidik akan menetapkan pihak-pihak yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap di Pemkab Muara Enim, Sumatera Selatan, kepada oknum di Badan Pemeriksa Keuangan," sambungnya.

Baca Juga: Ketahui Tugas Wali Asuh dan Wali Asrama Sekolah Rakyat 2026, Wajib Tinggal di Asrama hingga Awasi Perkembangan Siswa

KPK menyatakan di antara kelima tersangka ada yang telah diamankan sejak Selasa (9/6).

KPK menangkap para tersangka di sejumlah tempat di Jakarta dan Sumatera Selatan (Sumsel).

"Ini serangkaian, termasuk juga kemarin ada pengamanan juga ya, ada yang diamankan juga baik di wilayah Jakarta maupun di Sumatera Selatan," katanya.

KPK mengatakan OTT ASN BPK ini berkaitan dengan dugaan suap audit perihal pengadaan smart board.

"Sejauh ini berkaitan dengan untuk menutup temuan-temuan BPK berkaitan dengan pengadaan yang ada di Pemkab Muara Enim, salah satunya pengadaan smart TV tersebut," kata Budi.

OTT ini merupakan kelanjutan dari operasi yang dilakukan terhadap Bupati Muara Enim, Edison. KPK menjelaskan ada suap yang diberikan Pemkab Muara Enim ke pihak BPK.

Para ASN BPK ini terjaring OTT terkait kasus suap yang menjerat Bupati Muara Enim, Edison.***