POJOKSATU.id, JAKARTA – Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, OTT yang menjerat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro terkait kasus dugaan penerimaan fee proyek dan jual beli jabatan di Pemkab Pemalang.

Dia mengatakan, tim KPK juga mengamankan uang tunai lebih dari Rp 2 miliar dalam operasi senyap di Jawa Tengah.

“Tim juga mengamankan barang bukti di antaranya uang tunai sejumlah lebih dari Rp 2 miliar,” ujar Budi Prasetyo, Rabu (29/7).

Baca Juga: Resmi! Ratusan PPPK Tahap II di Pemalang Dilantik, Bupati Anom Tegaskan 'Siap Jadi ASN Tanpa Kubu-Kubuan!'

Bupati dan Istrinya Ditangkap

Istri Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Noor Faizah Maenofie dan sejumlah pihak ikut terjaring dalam OTT di Pemalang ini sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 19.07 WIB.

Noor terlihat mengenakan jaket krem, hijab dan masker sambil membawa tas coklat.

Dia digiring tim KPK ke dalam gedung melalui pintu belakang.

Tak ada sepatah kata pun yang disampaikan Noor saat dicecar awak media terkait OTT yang menjeratnya.

Baca Juga: Dwi Hartono Pernah Masuk Bursa Calon Bupati Pemalang 2024, Tempati Hasil Survei Nomor Sembilan

Sebelumnya, KPK menangkap 21 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro di 3 daerah.

Dari jumlah tersebut, 5 orang termasuk Bupati Anom Widiyantoro ditangkap di Jakarta, 15 orang di Pemalang, dan 1 orang di Purworejo.

Dari 21 orang tersebut, 12 orang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk diperiksa lebih lanjut.

“Lima di antaranya yang diamankan di Jakarta saat ini sudah dilakukan pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK. Untuk 7 orang lainnya, 6 dari Pemalang dan 1 dari Purworejo kemungkinan siang ini sampai dengan sore, akan tiba di Gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu (28/7/2026).***