POJOKSATU.id, JAKARTA—Otak pelaku dan eksekutor yang menghabisi nyawa Kepala Cabang (Kacab) BRI Cempaka Putih Jakarta Timur belum berhasil ditangkap polisi.
Dari empat orang yang ditangkap polisi yaitu pelaku RW, AT, RS, dan RAH, kesemuanya merupakan pelaku penculikan saja, bukan pelaku pembunuhan Mohamad Ilham Pradipta.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky, Kamis (21/8) menyebut sudah ada empat pelaku yang berhasil ditangkap, namun satu orang yang diduga sebagai eksekutor utama masih buron.
Baca Juga: Motif Pembunuhan Kepala Cabang BRI Cempaka Putih Diduga Gara-gara Pinjaman Fiktif Rp 13 Miliar
Pelaku RW ditangkap di Bandara NTT saat hendak melarikan diri keluar daerah.
Sementara AT, RS, dan RAH ditangkap di sebuah rumah di Jalan Johar Baru III, Jakarta Pusat.
Polisi menduga ada tiga kemungkinan motif pembunuhan dan penculikan Kepala Cabang BRI Cempaka Putih ini.
Motif pertama ekonomi, kedua dendam pribadi, dan ketiga urusan pekerjaan.
“Namun, semuanya masih dalam proses penyelidikan lebih jauh. Motifnya belum bisa dipastikan, masih gelap,” kata Dicky kepada wartawan.
Sementara Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Resa Fiardi Marasabessy turut menanggapi penangkapan tersebut.
AKBP Fiardi menuturkan bahwa dari keempat pelaku yang ditangkap, sama sekali tidak terlibat dalam aksi pembunuhan. Keempat pelaku ini murni melakukan tindakan penculikan saja.
Sementara masih ada satu pelaku lagi yang buron diduga sebagai eksekutor pembunuhan. Polisi sudah mengantongi identitas dari eksekutor ini dari keterangan empat pelaku penculikan.
Motif Pembunuhan Ilham Pradipta
Sementara itu, info motif pembunuhan Muhammad Ilham Pradipta ini mulai beredar luas di media sosial Tiktok pada Jumat pagi (22/8), salah satunya diunggah akun @silampost dan tempa.id.
Baca Juga: Dirut BRI Hery Gunardi soal Dugaan Mohamad Ilham Pradipta Diculik dan Dibunuh, Terkait Penagihan?
Beberapa akun di Tiktok juga mengunggah mengenai dugaan motif pembunuhan ini yang dikaitkan dengan pinjaman fiktif Rp 13 miliar yang digagalkan korban sehingga membuat sakit hati pelaku.
“Ilham Pradipta, Kepala KCP BRI yang tewas dengan kondisi dilakban punya hobi moge, diduga karena bongkar kredit fiktif Rp 13 miliar,” ujar akun silampost, Jumat.
Dalam unggahan ini juga terlihat beberapa data mengenai motif pembunuhan ini, dimana ada keterkaitan dengan mantan marketing dan juga nasabah BRI.
Sementara istri korban, Puspita Aulia saat diwawancarai wartawan, Kamis (21/8) juga meminta agar polisi mengungkap motif pembunuhan suaminya.
“Suaminya saya itu orang baik, sangat baik. Harapan saya, ketika pelaku udah ketemu, pelaku dihukum setimpal, seberat-beratnya,” jelasnya sambil terisak.
Dia berharap polisi segera menangkap semua pelaku, termasuk otak pelaku kasus ini.
“Cepat diusut sampai tuntas, cepat nangkap pelaku. Terus ketahuan motifnya apa, otaknya siapa. Kenapa suami saya yang kata orangnya baik, kenapa bisa diperlakukan tidak baik,” katanya.***




