POJOKSATU.ID- Situasi keamanan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, kembali menjadi sorotan setelah muncul dugaan intimidasi terhadap Kepala Keamanan pasar oleh sekelompok preman.
Menurut informasi yang dihimpun, Kepala Keamanan Pasar Induk Kramat Jati, Teguh, mengalami tekanan dan ancaman dari individu-individu yang diduga merupakan bagian dari kelompok preman yang beroperasi di area pasar pada sabtu malam (10/5/2025). video intimidasi itupun viral di media sosial.
Menurut Teguh saat itu dirinya diperintahkan untuk menertibkan pedagang kaki lima yang berdagang di dalam Pasar Induk Kramat Jati, karena sesuai aturan pedagang kaki lima tidak diperkenankan berdagang di area pasar.
Baca Juga: Sosok Prof Sumitro Pembimbing Skripsi Jokowi yang Diungkap Kasmudjo Ternyata Guru Besar UGM
"Pada malam minggu saya berada di pos pantau bersama dua anggota saya , saat saya duduk disitu tiba-tiba ada yang menepuk saya sambil bilang, kamu mau ribut dengan saya, kenapa pedagang itu kamu usir-usir perintah siapa" terang Teguh Kepala Keamanan di Pasar Induk Kramat Jati.
Teguh yang juga seorang purnawirawan polisi inipun kemudian berdiri, sementara yang menegur dirinya lari menuju ke arah lobi cabe yang dikejar oleh Teguh.
Menurut Teguh, pelaku yang diketahui bernama Pendi ini adalah salah satu anggota ormas yang membuat posko di dalam Pasar Induk Kramat Jati dan salah satu pengurus koperasi pasar disitu.
"Ketika saya kejar, ternyata dia sudah menunggu bersama puluhan orang lainnya. Dari situ saya bergeser ke lobi PD Pasar Jaya namun mereka mengejar saya dan saya memutuskan untuk bersembunyi dahulu. Atas inisiatif, saya melaporkan kejadian itu ke polisi" tambah Teguh.***



