POJOKSATU.ID – Kasus pelecehan di ruang lingkup Satuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jatiasih, Bekasi kian memanas.

Pasalnya, hal ini terjai usai Kepala SPPG Jatiasih, Muhammad Kevin Pradana (29) viral lecehkan pegawai wanita di kantor.

Tidak lama setelah kejadian tersebut, orang tua Muhammad Kevin Pradana yang diduga aparat TNI sontak menyampaikan permohonan maaf.

Baca Juga: Mudah dan Praktis! Begini Cara Mengurus Visa ke Luar Negeri Tanpa Ribet

Di mana, permintaan maaf itu ditujukan kepada RDA (28) selaku korban yang dipegang-pegang anaknya.

Sebagaimana dilansir Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X milik @bulepotanx pada Jumat (24/10/2025).

Dalam unggahannya, tampak jelas tangkapan layar pesan yang disampaikan diduga orang tua pelaku terhadap korban.

Baca Juga: Siapa Muhammad Kevin Pradana? Kepala SPPG di Bekasi yang Pegang-pegang Pegawai Wanita Ternyata Anak Anggota TNI

“MasyaaAllah, mba mohon anak kami ya mba, kami stres. Mohon maaf beribu2 maaf yang telah menyakiti hati mba,” cuitnya.

Tidak hanya orang tua, Kevin selaku pelaku juga menyampaikan penyesalan serupa kepada pegawai SPPG Jatiasih tersebut.

Yang mana, dirinya meminta belas kasih korban agar tidak melanjutkan kasus tersebut ke ranah hukum.

Baca Juga: Mandailing Natal akan Bangun 16 Titik Dapur MBG di Daerah Terpencil, Bupati Beberkan Lokasinya

“Maaf dong, jangan dibawa jauh2, gak enak gw sama ortu. Yaudah gw ngaku salah,” jelas diduga Kevin dalam obrolan chat.

“Insyaa Allah ke depannya bisa ngubah sifat gw yang kayak iblis ini,” lanjutnya sebelum pesannya dihapus.

Perlu diketahui, korban mengaku bahwa dirinya dilecehkan oleh pelaku di ruang lingkup kerja pada Senin (6/10/2025).

Baca Juga: Lagi Malas Diganggu, Ini Cara Mudah Agar WhatsApp Tidak Aktif Meski Data Tetap Tersambung

Diketahui, RDA berakhir menjadi korban usai dirinya minta sejumlah dokumen ke pelaku selaku atasannya.

Di mana, dokumen yang diminta korban tidak sesuai dengan pemberian Kepala SPPG Jatiasih tersebut.

Alih-alih memperbaiki, Kevin  justru mengamuk dengan maki-maki korban hingga berujung melakukan pelecehan.

Baca Juga: Mau Lulus Langsung Diterima Kerja? Ini Jurusan Kuliah dengan Prospek Cerah!

Namun, setelah dimaki hingga dipegang-pegang, pelaku disebut korban langsung menyampaikan permohonan maaf.

Hingga kini, pihak kepolisian tengah menindaklanjuti kasus tersebut usai adanya laporan dari korban. ***