POJOKSATU.ID – Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menghadiri rapat koordinasi bersama Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Badan Pusat Statistik (BPS), perwakilan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Kementerian Koperasi di Menara Danareksa, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, disepakati langkah strategis untuk merumuskan protokol penggunaan data tunggal yang disediakan oleh BPS. 

Gus Ipul menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mengonsolidasikan data pengentasan kemiskinan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. 

Baca Juga: KPK Periksa Teddy Munawar selaku Dirut PT Anomali Lumbung Artha Terkait Kasus Bansos

Diharapkan dengan basis data yang akurat dan terintegrasi program pengentasan kemiskinan dapat lebih efektif dan tepat sasaran.

Plt Kepala Badan Pusat Statistik, Amalia Adininggar Widyasanti, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan data tunggal yang akurat untuk mendukung upaya pengentasan kemiskinan. 

Data tersebut dijadwalkan akan dirilis pada Januari 2025. Dari analisis sementara, kemiskinan mayoritas terjadi di sektor pertanian.

Baca Juga: 8 Kecamatan Kebanjiran, Kabupaten Bandung Berstatus Tanggap Darurat Banjir, 12 Ribu KK Terdampak

Data ini nantinya bisa digunakan untuk memahami karakteristik masyarakat miskin dan mengarahkan program bantuan yang lebih tepat sasaran.

Ia juga memberikan contoh penanganan kemiskinan berdasarkan penyebabnya. Untuk masyarakat miskin yang menganggur, program akan diarahkan pada peningkatan keterampilan dan penciptaan lapangan kerja. 

Sementara itu bagi mereka yang tidak bisa bekerja karena usia lanjut atau kondisi kesehatan, bantuan sosial menjadi prioritas.***