POJOKSATU.id - Organisasi Papua Merdeka (OPM) menyerang warga sipil di Kampung Hobakma, Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, Provinsi Papua Pegunungan.

Pada peristiwa penyerangan keji yang terjadi Rabu (8/1) itu, OPM menyerang dua orang warga sipil secara membabi buta dengan senjata.

Kodam XVII/Cenderawasih dalam pernyataan resminya menyampaikan kabar duka bahwa dua korban kekejaman OPM tersebut meninggal dunia.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Infanteri Candra Kurniawan menjelaskan bahwa OPM beraksi dengan menggunakan senjata tajam berupa kapak serta senjata api.

Mereka dengan keji membacok dan menembak para korban.

Korban berinisial EF usia 37 tahun dan AT berusia 34 tahun yang diketahui bekerja sebagai Tukang Senso.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kedua korban diserang di Camp Tukang Senso sekitar pukul 12.00 WIT.

Baca Juga: Eks Menko Polhukam Mahfud MD Cecar Kemenag Soal Aturan Makan dan Minum: Ini Agak Berlebihan

Para melihat kelompok OPM menyerang korban dengan senjata api dan kapak.

Korban sempat dievakuasi untuk mendapat perawatan medis.

"Pelakunya merupakan pelanggar HAM dan saat ini dalam pengejaran aparat keamanan TNI-Polri. Kedua korban ini berhasil dievakuasi dan langsung dibawa menuju Puskesmas Elelim," ungkap Kolonel Infanteri Candra Kurniawan.

Sayangnya, nyawa kedua korban tidak dapat diselamatkan akibat serangan brutal OPM.

"Aksi biadab OPM itu mengakibatkan kedua warga sipil tersebut meninggal dunia," ungkap Candra.***