POJOKSATU.id, SEMARANG - Oknum TNI Ancam Pengemudi Sienta di Semarang dalam Video Viral Jalani Pemeriksaan

Video viral oknum TNI ancam pengemudi Sienta pakai senjata tajam ternyata terjadi di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Saat ini, oknum TNI ancam pengemudi Sienta pakai sajam itu tengah menjalani pemeriksaan.

Kepastian itu disampaikan Danpomdam IV/Diponegoro, Kolonel Cpm Rinoso Budi, Minggu (5/3/2023).

Kolonel Rinoso Budi membenarkan bahwa pihaknya saat ini tengah menangani kasus video viral oknum TNI ancam pengemudi Sienta yang viral di media sosial Twitter.

Kolonel Rinoso menjelaskan, pihaknya sampai saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap oknum TNI dalam video videl tersebut.

BACA: Oknum TNI Ancam Pengemudi Sienta Ternyata di Semarang, Ini Penjelasan Kapendam Diponegoro

Berdasarkan pemeriksaan awal dan pengakuan oknum TNI dimaksud, akhirnya terungkap juga kapan peristiwa itu terjadi.

Disebutkan bahwa video viral oknum TNI ancam pengemudi Sienta dengan sajam itu terjadi pada awal Maret 2023.

"Infonya hari Jumat (3/3/2023). Sekarang (oknum TNI) masih diperiksa di Kodim 0733 BS/Semarang," bebernya, dikutip pojoksatu.id dari Halo Semarang.

 

Penjelasan Kapendam VI/Diponegoro


Sebelumnya, beredar kabar bahwa video viral oknum TNI ancam pengemudi Sienta dengan sajam itu terjadi di Solo.

Namun kemudian terungkap bahwa peristiwa dalam video viral tersebut ternyata terjadi di Kota Semarang.

BACA: Viral Video Oknum Prajurit TNI Berseragam Ancam Pengemudi Sienta Pakai Sajam

Disebutkan bahwa peristiwa itu terjadi di traffic light Jalan MH Thamrin, Kota Semarang.

Indikasi peristiwa itu terjadi di Kota Semarang menilik pada plat nomor Sienta yakni H.

Plat nomor H adalah kode plat nomor untuk Semarang.

Terkait hal itu, Kodam IV/Diponegoro akhirnya angkat bicara memberikan penjelasan.

Sayangnya, Kapendam IV/Diponegoro, Kolonel Inf Bambang Hermanto masih belum memberikan keterangan detil terkait peristiwa tersebut.

BACA:Viral, TNI Berpangkat Serka Pukuli Warga di Depok, Ternyata Penyebabnya Gara-gara Ini 

Termasuk kronologi dan penyebab terjadinya perselisihan sebagaimana dalam video yang beredar.

"Masih didalami. Nanti apabila sudah ada data yang kuat akan dirilis," ungkap Kolonel Inf Bambang Hermanto.

Itulah informasi oknum TNI ancam pengemudi Sienta di Semarang dalam video viral jalani pemeriksaan. (AdeGP/pojoksatu)