POJOKSATU.id, PURWAKARTA - Anggota DPR RI Dedi Mulyadi turun tangan langsung setelah mendapatkan pengaduan mengenai ratusan jamaah umroh yang tertipu sebuah tour and travel.

Mendapat aduan tersebut Kang Dedi langsung membantu mediasi dengan mendatangi para calon jamaah umroh di Bandung.

"Tadi subuh saya meluncur ke Bandung setelah mendapatkan pengaduan tentang 140 jamaah yang mengaku gagal berangkat umroh," ujar Kang Dedi Mulyadi, Jumat (27/1/2023).

Dari pengakuan para jamaah mereka tertipu oleh oknum pimpinan tour and travel yang ternyata tak berizin.

"Pemiliknya merupakan oknum anggota Polri berpangkat Bripka," ujarnya.

Setelah dimediasi akhirnya kasus tersebut kini telah ditangani oleh Polda Jabar. Oknum polisi tersebut pun berjanji untuk mengembalikan uang jamaah dengan menjual sejumlah aset milinya.

"Berdasarkan hasil pertemuan, tanggal 14 Februari 2023 merupakan tenggat waktu pengembalian uang tersebut. Semoga masalah ini cepat selesai. Aamiin," ucap Kang Dedi Mulyadi.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, ada 148 orang jemaah yang gagal berangkat kebanyakan jemaah tersebut dari Kabupaten Purwakarta.

Salah seorang koordinator jemaah umroh dari Kecamatan Wanayasa Kabupaten Purwakarta menyebutkan, dirinya tertarik dengan paket umroh yang cukup murah.

“Seluruh jemaah yang gagal berangkat jumlahnya 148 orang. Sebagian besar dari Kabupaten Purwakarta, sisanya dari Subang dan Bandung,” kata Rifan, sebagaimana dilansir dari Pasundan Ekspres.com, Jumat (27/1).

Dijelaskan Rifan, para jemaah ini, termasuk dirinya, tertarik dengan penawaran dari travel tersebut.

“Cukup dengan DP Rp5 juta sudah bisa berangkat dan tanpa sistem perbankan,” ujarnya mengungkapkan. (Ade Winanto / pojoksatu)