POJOKSATU.ID- Seorang emak-emak di Aceh ngamuk-ngamuk sambil memasuki masjid karena merasa terganggu dengan pengeras suara ngaji atau tadarus.

Dalam aksinya, emak-emak tersebut memaki-maki remaja yang sedang tadarus, lalu merebut dan membanting Al-Qur'an dari tangan pemuda tersebut.

Tak sampai di situ, emak-emak itu kemudian berteriak-teriak dan mengambil mikrofon masjid dan membantingnya ke lantai.

Video yang berdurasi 1 Menit 29 detik itu kemudian viral di sosial media.

Baca Juga: Serambi Pupuk Indonesia: Berbagi Berkah dalam HUT ke-12 Kepada Masyarakat Sekitar Perusahaan

Emak-emak yang menggunakan hijab warna biru masuk masjid seperti orang kesetanan.

Terdengar emak-emak yang sedang marah tersebut mengucapkan kata-kata dengan bahasa daerah setempat.

"Genep Beringin ke Bagi kidah, mengributi-mengributi (Setiap malam kulihat kau begini, berbuat ribut)," ucap ibu tersebut.

Pada intinya ibu paruh baya ini merasa terganggu dengan suara para remaja yang sedang mengaji tersebut karena pengeras suara mengarah ke rumahnya.

“Sudah 15 hari puasa saya tidak bisa tidur tenang, walau telinga ditutup bantal tetap bergetar, masjid ini hibah mertua saya,” kata emak-emak tersebut dalam bahasa daerah setempat.

Baca Juga: Sambut Kejuaraan Golf North Sumatera Open, Hassanudin Berharap Jadi Ajang Promosi Wisata Sumut

Belakangan diketahui usai video itu viral, seorang Bidan desa kampung baru, Riri Indriani menjelaskan, Ibu yang bernama Kira Berutu itu mengalami gangguan psikis selama 2 tahun

"Sedikit saya klarifikasi atas video viral oleh masyarakat saya ibu Kira Berutu, bahwasanya ibu Kira Berutu lagi dalam tahap proses pengobatan dan pantauan saya," ucap Riri.

Riri yang mewakili keluarga ibu viral tersebut, meminta maaf atas apa yang telah terjadi.

"Didampingi keluarga dan Bidan Desa setempat mengucapkan permintaan maaf atas kejadian tersebut seperti dalam rekaman video, dan dengan kerendahan hati dan ketulusan meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada kita semua yang sudah menonton video tersebut," jelasnya.

Tak ayal komentar netizen pun bikin ngakak, seperti yang ditulis bujuran.waluh "Mungkin Khodamnya marah kali yaa

Sementara itu, sebagian warganet mengucapkan astagfirullah, dan mengutuk karena membanting kitab suci Al-Quran***