POJOKSATU.id - Skandal sertifikasi K3 yang menyeret nama Immanuel Ebenezer atau Noel semakin memanas setelah dakwaan jaksa dan pernyataan Noel sendiri menyinggung soal kendaraan-kendaraan mewah.
Publik kini menyorot bukan hanya aliran dana miliaran rupiah, tetapi juga deretan aset premium yang disebut dalam kasus ini.
Untuk memudahkan pembaca melihat besarnya skala kemewahan tersebut, berikut rangkaian kendaraan mewah yang mencuat ke permukaan.
1. Motor Ducati: Gratifikasi Paling Mencolok
Dalam dakwaan, jaksa menyebut Noel menerima sebuah motor Ducati, merek motor premium yang harganya bisa menembus ratusan juta hingga miliaran rupiah.
Ducati ini diduga merupakan bagian dari gratifikasi yang terkait jaringan pemerasan sertifikasi K3.
Baca Juga: Gokil! Inilah Kekayaan Rp31,5 Miliar Bupati Pati Sudewo Bikin Publik Kaget Usai OTT KPK
Menanggapi isu tersebut, Noel justru memberi komentar bernada santai.
“Motor Ducati, mobil Nissan GTR, yang harganya Rp 10 miliar apa Rp 12 miliar ya, jadi keren lah,” ujarnya dikutip pojoksatu.id dari detiknews 20/1/2026.
Ungkapan itu sontak memperkuat persepsi publik bahwa skandal ini bukan sekadar pungli, melainkan mengalir hingga ke barang-barang mewah.
2. Nissan GTR: Mobil Supercar Bernilai Fantastis
Selain Ducati, Noel menyebut nama Nissan GTR, salah satu mobil sport yang dikenal memiliki harga selangit di Indonesia.
Harga GTR yang ia sebut antara Rp 10 hingga Rp 12 miliar langsung menjadi sorotan karena melampaui batas kewajaran dalam konteks jabatan dan dugaan aliran dana kasus K3.
Pernyataan itu mempertegas citra glamor yang menempel pada kasus ini. Apalagi GTR dikenal sebagai mobil berperforma tinggi yang identik dengan kalangan superkaya.
3. Klaim 32 Mobil: Ungkapan yang Membuat Publik Terbelalak
Noel juga menyinggung klaim soal “32 mobil” dalam responsnya kepada media.
Ia berkata: “Saya tidak mau menyanggah apa yang disampaikan, 32 mobil dengan rumah tipe 36 dengan tanah 83 meter kalau markir semana itu 32 mobil, keren kan.”
Ucapan itu membuat publik bertanya-tanya bagaimana struktur aset tersebut muncul dalam narasi kasus.
Meski belum seluruhnya terkonfirmasi dalam dakwaan resmi, pengakuan Noel memicu ledakan perhatian.
Kasus K3 pun kini bukan hanya perkara pungutan liar, tetapi juga potret kemewahan yang menjadi bagian dari penyidikan.***




