POJOKSATU.id, JAKARTA—Kepastian dukungan dari PKS akan duet Anies-Cak Imin ternyata belum diperoleh Partai Nasdem. Pasangan ini ngeri-ngeri sedap jika PKS keluar dari koalisi.
Partai Nasdem melalui Wakil Ketua Umum Ahmad Ali berharap segera ada sikap dari PKS terhadap duet Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.
Setelah diumumkannya Muhaimin Iskandar sebagai pendamping Anies, maka PKS menjadwalkan rapat Majelis Syuro untuk mengambil sikap pada pasangan tersebut.
Dikatakan Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali, sikap PKS sangat berarti. Terutama, dalam optimalisasi waktu untuk melakukan sosialisasi pasangan Anies-Cak Imin atau Amin.
Baca Juga: 890 Bandar Narkoba Dikirim ke Nusakambangan, Bos Besarnya Fredy Pratama
"Karena dengan seperti itu memberi waktu yang lebih luas untuk bekerja bersama-sama untuk mensosialisasikan pasangan ini lebih luas," kata Ahmad Ali, saat menghadiri Silaturahmi Kebangsaan bersama PKB di markas PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (12/9).
Selain soal sosialisasi, kata Ali lagi, sikap PKS akan menentukan langkah ke depan koalisi dalam membentuk tim pemenangan.
"Membuat kita maju satu langkah lagi membentuk tim sukses secara nasional," tandasnya.
Diketahui PKS belum secara terang mendeklarasikan sikap dukungannya atas duet Anies-Cak Imin.
Hal itu turut memunculkan berbagai macam spekulasi apakah PKS akan tetap bergabung ke dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan atau tidak.
Juru bicara Anies Baswedan, Sudirman Said mengatakan komunikasi antara Koalisi Perubahan dengan PKS terus berlangsung secara informal.
Menurut dia, pihaknya tengah menunggu keputusan Majelis Syuro PKS soal dukungan untuk Cak Imin sebagai cawapres Anies.
Sudirman Said kepada wartawan, Minggu (10/9/2023), meyakini bahwa dukungan PKS terhadap Muhaimin tinggal menunggu waktu.
Menurut dia, sikap PKS yang tidak datang ke rapat pemenangan pertama Anies-Imin adalah hal wajar.***




