POJOKSATU.ID - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi datang ke rumah Yai Mim di Perumahan Joyogrand, Kota Malang, pasa Senin sore 6 Oktober 2025.
Kunjungan Dedi Mulyadi menjadi perhatian publik karena diketahui ada konflik antara eks dosen UIN Maliki Malang, Imam Muslimin atau Yai Mim dengan tetangganya bernama Nurul Sahara.
Akan tetapi, dalam kunjungan itu Dedi Mulyadi datang bukan sebagai Gubernur Jabar yang akan melakukan mediasi.
Baca Juga: Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Citarum Karawang
Dedi datang sebagai teman untuk silaturahmi dan membalas atas kunjungan Yai Mim dan Sahara ke rumahnya beberapa hari lalu.
"Ini kunjungan balasan saja. Saya sore-sore pulang kerja datang dan mau kembali lagi," ucap Dedi Mulyadi menjawab pertanyaan wartawan.
Pria yang akrab disapa KDM ini tak datang sendiri ke rumah Yai Mim, ia didampingi Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji.
Baca Juga: Tim Bina Patra Fantasista Wakili Jawa Barat ke Seri Nasional Liga Copa PIL
Dalam pertemuan di rumah Yai Mim, tak ada sambutan resmi untuk menyambut sosok Gubernur Jabar dan Wakil Wali Kota Surabaya.
Semuanya berlangsung hangat dan sederhana, suasananya terasa damai tatkala kedua belah pihak duduk lesehan bersama.
Usai konflik yang sempat memanas dan membuat gaduh media sosial, kedamaian itu ternyata lahir tanpa anggaran besar.
Baca Juga: Alat Berat Ditarik, Basarnas Mencatat 66 Korban Meninggal Dunia Telah Ditemukan di Ponpes Al Khoziny
Kehadiran dua pihak yang berseteru yang disaksikan oleh tokoh publik seperti KDM dan Cak Armuji, serta warga setempat membuat kehidupan bertetangga kembali damai.
Yai Mim mengaku sudah saling memaafkan dengan Sahara serta suaminya, keduanya ingin kembali hidup tenang.
Pertemuan ini menjadi perhatian publik lantaran sejak awal kasus ini bergulir, tak ada campur tangan dari pemimpin setempat, baik Wali Kota Malang Wahyu Hidayat maupun Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa.
Baca Juga: Roadshow di Medan: Air Mata di Ujung Sajadah 2 Bukan Sekadar Film Tapi Pengingat Arti Keluarga
Justru yang hadir adalah tamu dari barat yang disambut oleh salah satu wakil pemimpin di wilayah Jatim.
Kasus ini memang dimulai dari hal sepele, tapi merambat jadi masalah besar hingga isu nasional setelah viral di media sosial.
Kehadiran pemimpin daerah di momen seperti ini bisa memberi ketenangan dan contoh baik bagi masyarakat.
Baca Juga: Viral Kawanan Monyet Masuk Permukiman di Tangsel, Damkkar Turun Tangan
Entah karena jadwal yang padat atau perhatian yang tersita ke urusan lain, tapi keheningan dari pihak Pemprov Jatim dan Pemkot Malang terasa jelas.
Kunjungan Dedi Mulyadi ke Malang jadi sebuah ironi, ketika yang jauh datang menyapa, tapi yang dekat seakan diam tanpa kata.
Sejumlah netizen di media sosial lantas membanjiri kolom komentar akun media sosial pribadi Wali Kota Malang dan Gubernur Jatim atas absennya mereka berdua.
Baca Juga: Kumpulan Soal Bahasa Indonesia Kelas 1: Belajar Lebih Mudah dengan Contoh Soal dan Jawaban
Sementara itu, Dedi yang datang ke rumah Yai Mim usai pulang kerja, hanya singgah sebentar di Malang, sebelum kembali lagi ke Bandung menjelang magrib.***




