POJOKSATU.id, SEMARANG— Nadaa Jiilaana Waffiananda (20) merupakan mahasiswi Universitas Negeri Semarang (Unnes) jurusan biologi angkatan 2021.
Kepergian Nadaa Jiilaana Waffiananda menyisakan cerita sedih bagi kawan-kawan satu tempat kerjanya sebagai perawat kecantikan yang baru 6 bulan dijalaninya.
Hari-hari terakhir mahasiswi Biologi Unnes ini seperti orang depresi di tempat kerjanya di daerah Petompon, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang.
Kasmirah, pemilik bangunan tempat kerja Nadaa mengaku Nadaa bekerja bersama cucunya, yang juga masih kuliah di Universitas Diponegoro.
Baca Juga: Equitable Remedy
Beberapa hari sebelum kejadian bunuh diri di Mall Paragon Semarang, dia juga melihat perubahan tingkah laku Nadaa.
Senin (9/10) atau sehari sebelum Nadaa ditemukan tewas atau Selasa (10/10), Nadaa masih ikut makan dan ngobrol-ngobrol bersama mereka. Namun ada perubahan drastis dimana Nada merokok terus sepanjang hari.
"Saya juga nanya, kenopo kowe ki kok ngrokok wae (kenapa kamu merokok terus). Padahal biasanya gak pernah merokok," kata Kasmirah pada Nadaa saat itu.
Mendapat pertanyaan tersebut, Nada hanya tersenyum.
Nada baru bekerja sebagai perawat kecantikan sekitar enam bulan di tempatnya.
"Orangnya baik, ceria, tapi hatinya tertutup. Seperti sedang memikirkan suatu yang berat. Tapi dia tidak pernah cerita masalah apa," katanya.
Setiap harinya, Nada berangkat kerja berboncengan dengan rekannya ke jurusan Biologi Unnes sekitar pukul 09.00 dan pulang pukul 16.00 WIB.
Nadaa Mondar-mandir Kayak Bingung
Mama, nama panggilan, wanita yang menjadi salah satu teman kerjanya di klinik kecantikan, memberikan kesaksian sama.
Beberapa hari belakangan, perilaku Nadaa tidak seperti biasanya, sering bengong dan tatapan mata kosong sambil merokok. Bahkan dia sempat meledek tingkah laku Nadaa ini.
Namun hanya senyuman yang dia dapat sebagai jawaban saat itu. Tidak ada cerita apa-apa.
Mama juga sempat memergoki tingkah laku mencurigakan di lantai atas tempat korban kerja.
Saat itu, Nadaa terlihat seperti orang bingung sembari melihat bawah bangunan. Hal ini yang menguatkan pemikiran Mama atas kejadian bunuh diri Nadaa di Mall Paragon Semarang.
Baca Juga: Kisah Asmara yang Rumit, 7 Drama Korea tentang Perselingkuhan yang Harus Kamu Tonton di Netflix
"Belakangan ini kayak orang depresi. Kadang tahu-tahu kayak orang takut, ngadep tembok. Terus dia itu di lantai dua mondar-mandir lihat-lihat bawah. Apakah itu mau bunuh diri apa gimana, ternyata kejadian ini," bebernya seperti dilansir dari JawaPos.
Informasi yang diperolehnya, keluarga Nadaa Jiilaana Waffiananda dari keluarga broken home. Orang tuanya telah berpisah.
Sebelumnya, Nadaa sempat meninggalkan sepucuk surat yang ditujukan untuk sang ibu tercinta, Yeffy Candra Dewi.
Melansir dari Facebook Etalasee Nadaa yang merupakan akun milik Yeffy Candra Dewi terdapat postingan terbaru.
Beberapa postingan itu menunjukkan jika ibu Nadaa Jiilaana Waffiananda mengganti foto profil dan foto sampul berwarna hitam atau menandakan mereka sedang mengalami duka mendalam.****




