POJOKSATU.ID- Nasib malang menimpa tukang bubur yang hendak menjemput rezeki saat shubuh ketika matahari belum terbit.

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @jabodetabek24info memperlihatkan gerobak bubur sudah tergeletak di pinggir jalan.

Diduga gerobak tersebut dibuang oleh pelaku pembegalan, dan motor tukang bubur dibawa kabur.

Diketahui, kejadian ini terjadi di Jalan Raya Tambelang-Sukatani, Desa Banjarsari, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, pada hari Sabtu, 12 Oktober 2024.

Berdasarkan informasi, pelaku membawa alat tajam dalam melakukan aksinya.

Baca Juga: Keluarga Besar Kawanua Sulawesi Utara Rekomendasi Jan Samuel Maringka Jadi Jaksa Agung ke Prabowo Subianto

Korban mengalami luka ringan di bagian kanan tubuhnya serta trauma atas insiden yang menimpanya.

Menurut Kapolsek Sukatani, AKP Gianto, korban yang berusia paruh baya kemungkinan sudah menjadi incaran pelaku begal.

Hal itu karena korban sering melintasi jalan tersebut dan rutinitasnya saat berangkat berjualan ketika shubuh sudah diketahui pelaku.

Lebih lanjut dikatakan bahwa pelaku berjumlah 2 orang dan saat ini polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan dari para saksi.

Selain itu, polisi juga akan memeriksa CCTV yang mungkin berada di sekitar lokasi agar pelaku bisa segera ditangkap.

Baca Juga: Tingkatkan Literasi Anak, Puluhan Siswa TK ABA 21 Medan Adakan Outing Class ke Perpustakaan Daerah Sumatera Utara

Sementara itu, dalam video singkat yang viral di media sosial, tampak dagangan bubur korban yang masih penuh tumpah ke jalan.

Warga sekitar yang melintas sebelumnya menduga ada tukang bubur yang jatuh terperosok ke semak-semak.

Akan tetapi, setelah dilihat ternyata hanya ada gerobaknya saja, sementara motor korban sudah raib.

Mengetahui hal ini, rekan kerjanya sesama tukang bubur keliling mendatangi lokasi kejadian dan cukup terkejut dengan aksi pelaku begal yang tak pandang bulu mengambil satu-satunya sumber mata pencarian rezeki temannya.

Baca Juga: Antisipasi Aksi Tawuran Remaja, TNI Kota Bekasi Datangi Pondok Pesantren

Warganet yang melihat video itu mengaku bahwa lokasi kejadian memang cukup rawan begal karena kondisinya sepi, apalagi saat shubuh.

Ia meminta aparat kepolisian rutin melakukan patroli malam karena di Bekasi sudah sering terjadi pembegalan.

Kabupaten Bekasi yang hampir tak pernah tidur, membuat sebagian warganya terpaksa melakukan aktivitas di luar rumah saat malam hari untuk menjemput rezeki.

Untuk itu, ia berharap agar pihak terkait bisa memberi perlindungan pada malam hari, agar masyarakat bisa aman pergi atau pulang kerja saat kondisi masih gelap.

Warganet lain meminta polisi segera menangkap pelaku agar cepat mendapat hukuman.

Baca Juga: Kopdargab IMHI: Bikers Indramayu Kumpul Lagi, Siap Gas ke Honda Bikers Day 2024!

Bahkan, ia juga mengatakan bahwa pelaku begal sebaiknya diberi salam olahraga sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian.

Banyak warganet yang prihatin atas insiden yang menimpa tukang bubur keliling ini.

Pasalnya, mereka hanya orang kecil yang berusaha mencari rezeki halal dan tak meminta belas kasihan.

Akan tetapi, para pelaku begal sepertinya sudah dibutakan matanya dan peduli akan hal itu.

Mereka tetap akan melakukan aksinya siapapun korbannya, jika waktu dan tempat sudah dirasa menguntungkannya. ***