POJOKSATU.ID- Kereta Argo Semeru jurusan Surabaya - Gambir Jakarta mengalami insiden anjlok di sekitar kawasan Kecamatan Sentolo, Kulon Progo, Jogjakarta.

Salah seorang penumpang Kereta Api Argo Semeru, jurusan Surabaya - Gambir Jakarta bernama Ferlynda, mengaku tak pernah menyangka jika perjalanannya siang ini ke ibu kota bakal diwarnai dengan cerita tidak terlupakan.

Baca Juga: Kecelakaan KA Agro Semeru di Kulon Progo, Gerbong Anjlok Hingga Tutup Dua Petak Jalur

Kereta Argo Bromo Surabyaa - Gambir Jakarta itu berhenti di Jogjakarta. Kereta melesat kembali ke Gambir Jakarta pukul 12.56.

”Saat ini, kondisinya sudah dievakuasi. Kebetulan saya di gerbong empat, eksekutif,” kata Ferlynda.

Baca Juga: KA Argo Semeru Tergelincir Keluar Rel Lalu Ditabrak Argo Wilis, Semua Penumpang Selamat

Ferlynda mengungkapkan, pasca insiden, kondisi gerbong penumpang dipenuhi teriakan. Tak sedikit penumpang ketakutan setelah kereta Argo Bromo itu anjlok.

”Tapi, penumpang di gerbong well educated. Paniknya tak lama, setelah itu, kami coba untuk tenang bersama, lalu tarik napas kemudian keluar satu per satu,” terang Ferlynda.

Baca Juga: Meneilisik Temuan BPK 5,4 Milyar 2021 Di Sekretariat Daerah, Akankah Menjadi Dinsos Jilid ke 2?

Saat keluar dari gerbong, lanjut Ferlynda, pintu geser yang menghubungkan ke area gerbong penumpang sempat macet. Butuh waktu beberapa menit untuk membuka pintu lalu keluar dari gerbong.

Saat dihubungi, KAI DAOP 8 Surabaya. Hingga kini, DAOP 8 KAI Surabaya masih terus melakukan koordinasi dengan pihak KAI DAOP terkait.

”Sebentar, kami akan update selanjutnya,” ujar Manager Humas KAI DAOP 8 Surabaya Luqman Arif. ***