POJOKSATU.id, BOGOR -- Prabowo Subianto memberikan arahan kepada calon wakil menteri di acara Hambalang Reatreat di Hambalang, Bogor, Jabar, Kamis (17/10) setelah sehari sebelumnya kepada calon menteri.

Hal ini dilakukan Presiden terpilih ini agar transisi pemerintahan dari Jokowi kepada dirinya dapat berjalan mulus dan pembantunya dapat tancap gas bekerja dengan maksimal.

Total ada 49 calon menteri dan 59 calon wakil menteri dan kepala lembaga yang akan mengisi kabinet Prabowo-Gibran di pemerintahan periode 2024-2029.

Mantan Staf Khusus Presiden Jokowi, Aminuddin Ma'ruf menyebut kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran akan langsung bekerja usai dilantik pada 20 Oktober 2024. Salah satu fokus Prabowo adalah mematangkan program hilirisasi dan industrialisasi.

Baca Juga: Timnas Indonesia U17 Siap Berjuang Hadapi Kualifikasi Piala Asia U17 2025, Ini Jadwal Lengkapnya

"Pak Prabowo menekankan, komitmen beliau untuk melanjutkan hilirisasi dan idustrilialisasi di semua sektor yang sudah dimulai oleh pemerintahan Jokowi sebagai syarat mutlak untuk indonesia menuju great powers country,” ujar Aminuddin.

Prabowo mengungkapkan beberapa tahapan transformasi agar Indoensia bisa menjadi negara maju serta beradidaya. Salah satunya menjawab tantangan global di bidang pertahanan keamanan, kemajuan teknologi, ekonomi sehingga Indonesia bisa sejajar dengan bangsa lain.

"Dia (Prabowo) menjabarkan dengan sangat detail. Bagaimana kekuatan bangsa yang lain, kekuatan dan kelemahan Indonesia begitu ya, kekurangan Indonesia dan diperbandingkan dengan negara-negara yang lain," tutur Aminuddin.

Prabowo ingin kelebihan negara menjadi kekuatan yang terus dikembangkan. Sedangkan, kelemahannya menjadi tantangan yang harus segera mendapatkan solusinya.

"Insha Allah lah Insha Allah. positifnya transisi seperti ini dari pemerintahan pak Jokowi dan pak Prabowo berjalan baik. InshaAllah tidak ada jeda waktu lagi setelah dilantik kabinet. InshaAllah nanti kami langsung kerja maksimal," ucap Aminuddin.

Baca Juga: Calon Wamen Dibekali Prabowo Cara Hadapi Jurnalis di Hambalang Reatreat, Presiden Ingin Ramah ke Media

Sementara mantan Wali Kota Bogor Bima Arya yang turut mengikuti pembekalan pada hari itu menyampaikan pentingnya menyamakan frekuensi dan perspektif antar-anggota kabinet dari latar belakang beragam serta menekankan prioritas pemerintahan ke depan.

"Kata beliau, latar belakang anggota kabinet berbeda-beda. Ada aktivis, ada budayawan, politisi. Maka dari itu, harus disamakan frekuensinya, perspektifnya," kata Bima.

Menurutnya, pembekalan adalah satu langkah mempersiapkan transisi pemerintahan. Diharapkan, pembantu presiden yang berasal dari pelbagai latar belakang bisa memahami program-progam dan target pencapaian pemerintah ke depan.

"Karena menurut presiden terpilih yang perlu kita kuatkan adalah kebersamaan elite. Makanya kalau orang bilang ini kabinet gemuk ya memang ini adalah kabinet yang berusaha mengakomodasi semua, yang penting sekarang kan strukturnya fungsinya koordinasi, kolaborasi itu bisa dilakukan dengan baik," ucapnya.

Baca Juga: Polisi Buru Pelaku Pemerkosa Sales Wanita di Bekasi, Ada 3 Orang Pelaku!

Sementara pengacara kondang, Otto Hasibuan menyebut kegiatan pembekalan atau reatreat yang dilakukan Prabowo kepada para calon wakil menterinya, bertujuan membentuk teamwork yang kuat dalam kabinet pemerintahan lima tahun ke depan.

Menurut Otto, teamwork dalam kabinet tidak mungkin terbentuk jika para menteri hingga wakilnya tidak saling kenal satu sama lain.

Alasannya, calon menteri dan wakil serta kepala bidang pada pemerintahan Prabowo, berasal dari latar belakang dan lingkungan yang berbeda-beda.

"Jadi, prinsipnya pak Prabowo adalah bagaimana kerja sama ini tetap dikedepankan karena tidak mungkin satu orang memikul semuanya. Jadi, tanpa kerja sama, tanpa teamwork, tidak akan mungkin bisa kerjain pekerjaan ini. Nah, ini pesan utama dari Pak Prabowo tadi kepada kita, waktu pagi-pagi saat pencerahan itu," beber Otto.

Diketahui, acara pembekalan hari kedua ini di Hambalang diikuti kurang lebih 59 calon wakil menteri, badan dan lembaga pada pemerintahan Prabowo. Pembekalan digelar secara tertutup selama seharian, dari pagi hingga sore hari.

Pembekalan dilakukan di kediamannya Padepokan Garuda Yaksa di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Pembekalan yang bertajuk 'Hambalang Retreat' ini digelar dua hari pada Rabu (16/10/2024) dan Kamis, (17/10/2024).

Prabowo melaksanakan pembekalan setelah memanggil para calon menteri, wakil menteri dan kepala lembaga ke kediamannya di Kartanegara, Jakarta Selatan, Senin dan Selasa awal pekan ini. ***