POJOKSATU.id, KARAWANG - Hasil survei terbaru menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan mudik Lebaran 2026 berada pada level tinggi. Lembaga Indikator Politik Indonesia mencatat sebanyak 85,3 persen pemudik mengaku puas terhadap layanan mudik tahun ini.

Survei tersebut dilakukan melalui wawancara tatap muka pada periode 29 Maret hingga 4 April 2026 dengan melibatkan 1.200 responden. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan margin of error sebesar 2,9 persen dan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengungkapkan bahwa secara umum tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan mudik tahun ini mencapai 80,8 persen. Angka tersebut mencakup seluruh responden, baik yang melakukan mudik maupun yang tidak.

Baca Juga: Posko Angkutan Lebaran Terpadu 2026 Resmi Ditutup, Mudik Usai! Tapi Ini PR Besar yang Harus Dievaluasi

“Di kalangan masyarakat secara umum, tingkat kepuasan terhadap penyelenggaraan mudik Lebaran 2026 mencapai 80,8 persen. Ini menunjukkan angka yang sangat tinggi,” ujar Burhanuddin dalam pemaparan hasil survei, Selasa (7/4/2026).

Sementara itu, jika difokuskan pada responden yang benar-benar melakukan perjalanan mudik, tingkat kepuasan justru lebih tinggi, yakni mencapai 85,3 persen.

“Untuk warga yang secara khusus melakukan mudik, tingkat kepuasannya bahkan lebih tinggi, yakni 85,3 persen,” tambahnya.

Baca Juga: Meski Arus Mudik Meningkat Tajam, Tapi Kapolri Pastikan Kecelakaan Lebaran 2026 Turun Signifikan Hingga 7,8 Persen

Lebih lanjut, hasil survei juga menunjukkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat pada mudik Lebaran 2026 relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya. Pada kategori “sangat puas”, tercatat 10,8 persen responden menyatakan sangat puas, sedikit meningkat dibandingkan 10,6 persen pada 2025.

Sedangkan pada kategori “cukup puas”, sebanyak 70,0 persen responden menyatakan puas terhadap penyelenggaraan mudik tahun ini. Angka ini hampir sama dengan capaian tahun lalu yang berada di angka 70,3 persen.

“Secara umum, tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan mudik tahun ini masih berada di level yang sama tinggi dengan tahun sebelumnya,” jelas Burhanuddin.

Baca Juga: MQ Iswara: Mudik Lebaran 1447 H Lancar, Puncak Arus Balik Diprediksi Terjadi 29 Maret

Adapun rincian tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan mudik Lebaran 2026 adalah sebagai berikut:

Untuk seluruh responden, sebanyak 10,8 persen menyatakan sangat puas, 70,0 persen cukup puas, 7,1 persen kurang puas, 1,1 persen tidak puas sama sekali, dan 10,9 persen tidak menjawab atau tidak tahu.

Sementara itu, khusus responden yang melakukan mudik, sebanyak 15,3 persen menyatakan sangat puas, 70,0 persen cukup puas, 9,5 persen kurang puas, 0,9 persen tidak puas sama sekali, serta 4,3 persen tidak menjawab atau tidak tahu.

Tingginya tingkat kepuasan ini tidak terlepas dari berbagai kebijakan dan pelayanan yang diterapkan selama periode mudik Lebaran 2026. Mulai dari rekayasa lalu lintas seperti sistem one way, hingga kehadiran posko pelayanan yang disiagakan di berbagai titik strategis.

Selain itu, kelancaran arus lalu lintas selama periode mudik juga menjadi salah satu faktor penting yang turut mendongkrak kepuasan masyarakat. Berbagai upaya koordinasi lintas instansi dinilai berhasil meminimalkan kemacetan dan meningkatkan kenyamanan perjalanan pemudik.

Hasil survei ini sekaligus menjadi indikator bahwa penyelenggaraan mudik Lebaran 2026 berjalan relatif baik dan mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Meski demikian, evaluasi tetap diperlukan untuk meningkatkan kualitas layanan di masa mendatang.

Ke depan, pemerintah diharapkan dapat terus mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas penyelenggaraan mudik, mengingat tradisi tahunan ini melibatkan mobilitas masyarakat dalam jumlah besar dan menjadi perhatian nasional. ***