POJOKSATU.id, ACEH-- Gubernur Aceh Muzakir Manaf kembali menerima bantuan dari luar negeri untuk korban bencana di Aceh yang berasal dari Upland Resources.
Perusahaan multinasional ini beroperasi di United Kingdom, Malaysia, dan Indonesia.
Sebelumnya, Gubernur Aceh yang akrab disapa Mualem ini juga sudah menerima bantuan dari Malaysia dan China pada awal bencana pada akhir November 2025 lalu.
Malaysia sejak awal bencana mengirimkan obat-obatan sebanyak 2 ton dan juga tenaga medis. Sementara salah satu lembaga dari China mengirimkan petugas pendeteksi mayat di dalam lumpur.
Penyerahan bantuan dari Upland Resources secara simbolis dilaksanakan di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar, Senin (15/12/2025) malam.
Baca Juga: Nadiem Makarim Jalani Sidang Hari Ini, Skandal Chromebook Rp2,1 Triliun Mulai Dibuka
Mualem mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepedulian dan solidaritas yang diberikan oleh Upland Resources.
Dalam kesempatan tersebut, Mualem menekankan bahwa semangat kemanusiaan harus menjadi landasan utama dalam menghadapi bencana, tanpa memandang latar belakang pemberi bantuan.
"Pada prinsipnya kita ini kemanusiaan. Siapa saja yang menolong kita, tetap ikhlas kita terima. Siapa saja, di mana saja," kata Mualem.
Gubernur Aceh juga mengungkapkan bahwa bantuan tersebut akan disalurkan ke wilayah-wilayah yang paling membutuhkan dan terdampak parah oleh bencana.
"Ke mana yang membutuhkan. Yang urgent dan paling teruk (parah) ada beberapa kawasan, seperti Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, dan Bireuen. Juga ke Takengon dan Beutong, serta Langsa," ujar Mualem.
Chairman & CEO Upland Resources, Datuk Bolhassan Di, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana internal perusahaan yang dilakukan di tiga negara tempat Upland beroperasi.
"Alhamdulillah, PT kita Upland di UK, Indonesia, dan Malaysia dapat mengumpulkan dana sebesar Rp 777 juta," ujar Bolhassan.
Dana yang terkumpul kemudian diwujudkan dalam bentuk pembelian kebutuhan pokok dari penyedia lokal di Aceh.
"Kita dibantu oleh tim-tim di sini untuk menyediakan barang-barang lokal dan membantu menyebarkannya ke lokasi-lokasi yang diarahkan langsung oleh Bapak Gubernur," tuturnya.
Sebelumnya, Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menegaskan bahwa Pemerintah Aceh tidak pernah menutup pintu bagi bantuan luar negeri dalam penanganan bencana banjir dan longsor.
Bantuan Malaysia dan China
Malaysia sejak awal bencana mengirimkan obat-obatan sebanyak 2 ton dan juga tenaga medis. Bantuan obat dari Malaysia disalurkan Gomez Medical Services bersama tim kemanusiaan Blue Sky Rescue Malaysia.
Obat itu dikirim menggunakan pesawat kargo khusus dari Kuala Lumpur ke Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM).
Muzakir Manaf juga telah mendatangkan tim dari China untuk mendeteksi mayat korban banjir bandang di Aceh yang diduga hingga saat ini masih tertimbun lumpur.
Mualem menyebutkan, mereka berjumlah lima orang akan membantu pencarian korban tertimbun lumpur menggunakan perangkat khusus.***




