POJOKSATU.id, JAKARTA—Polda Metro Jaya merilis kasus penculikan dan pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih Jakarta, Mohamad Ilham Pradipta (37).
Menurut polisi, motif kasus penculikan dan pembunuhan Mohamad Ilham Pradipta adalah pencurian atau pembobolan uang dari rekening dormant alias rekening tak aktif di BRI.
Relis polisi ini menepis isu motif kredit fiktif Rp 13 miliar yang beredar selama ini di media sosial.
Sejauh ini, ada 15 orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dari kalangan sipil dan semuanya ditahan Polda Metro Jaya.
Baca Juga: Hari Ini Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Kacab BRI, Bukan Hanya Keluarga, Warga pun Menanti Hasilnya
Sementara satu tersangka anggota TNI AD yaitu Kopda Feri Herianto ditangani Pomdam Jaya.
"Motif para pelaku, tersangka, berencana melakukan pemindahan uang dari rekening dormant ke rekening penampungan yang sudah dipersiapkan," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Selasa (16/9/2025).
Kombes Wira mengatakan tersangka Candy alias Ken memiliki beberapa rekening dormant. Candy lalu menghubungi tersangka Dwi Hartono untuk mengurus hal tersebut.
Tersangka Candy sudah menyiapkan tim IT untuk melakukan pemindahan hal tersebut.
Baca Juga: 6 Fakta Baru Kopda TNI AD Feri Herianto Terlibat Pembunuhan Kacab BRI, Diimingi Puluhan Juta
Namun, kata Wira, para tersangka masih membutuhkan persetujuan dari salah satu kepala cabang bank.
"Namun, untuk melaksanakan hal tersebut, diperlukan persetujuan atau otoritas kepala bank. Sehingga pelaku atas nama C alias K mengajak DH untuk mencari kepala cabang atau cabang pembantu yang bisa diajak bekerja sama dalam rangka pemindahan uang itu," ujarnya.
Diketahui sebanyak 15 orang sudah ditetapkan tersangka oleh Polda Metro Jaya.
Selain sipil, oknum TNI AD Kopda Feri Herianto sudah ditahan di Rutan Guntur Pomdam Jaya.
Baca Juga: Sosok Kopda FH, Oknum TNI Terlibat dalam Kasus Pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih
Berikut nama lengkap 15 tersangka pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih beserta peran masing-masing.
1.Otak Pelaku atau Dalang
Nama empat otak pelaku atau dalang dalam kasus ini yang diamankan polisi dan sudah ditetapkan tersangka yaitu Candy alias Ken, Dwi Hartono, Yohanes Joko, serta Antonius.
2.Pelaku Penganiayaan
Tim pelaku penganiayaan ada tiga orang antara lain Nasir, David, dan Neo.
3.Tim Pemantau
Tim pemantau atau surveiling terdiri atas 3 orang yaitu Rohmat Sukur, Eka, dan Wiranto.
4. Tim Penculik
Sementara tim penculikan terdiri 5 orang yaitu Erasmus Wawo sebagai kapten penculikan, Emanuel Woda Berto, Johanes Ronald Sebenan, Andre Tomatala, serta Reviando.***




