POJOKSATU.id - Apa sebenarnya motif Lukman Doloksaribu membuat video ujaran kebencian terhadap agama dan umat Islam serta Nabi Muhamad?
Benarkah motifnya karena Lukman Doloksaribu pro Israel dan anti Palestina?
Pasalnya Lukman Dolaksaribu dalam video viral menyinggung soal Islam, Nabi Muhammad, Israel dan Palestina.
Baca Juga: Fahmi, Seorang Guru yang Menginspirasi, Lewati Jalan Rusak Demi Mengajar Siswa di Pelosok Desa
Seperti diketahui, sejak serangan brutal Israel ke Palestina, berbagai bentuk dukungan diberikan masyarakat Indonesia untuk rakyat Palestia.
Bahkan Presiden Jokowi sendiri mengecam dan mengutuk keras serangan negeri zionis itu kepada rakyat Palestina.
Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Agung Setya Imam Effendi menyatakan, saat ini penyidik sudah menetapkan Lukman Doloksaribu sebagai tersangka ujaran kebencian.
Baca Juga: Dipimpin Ridwan Kamil TKD Jabar Terbentuk, PAN Jabar Optimis Prabowo Gibran Menang Satu Putaran
Usai resmi menyandang status tersangka, Lukman langsung ditahan di Polda Sumut.
"Kami menahan yang bersangkutan untuk 20 hari ke depan untuk proses penyidikan," tutur Agung dalam konferensi pers di Mapolda Sumut, Senin 27 November 2023.
Atas perbuatannya, pria yang beralamat di Jalan Madukoro, Klasaman, Klaurung, Kota Sorong, Papua Barat itu dijerat dengan pasal berlapis.
Baca Juga: Roy Suryo Usul Adakan Tema Soal Debat Capres- Cawapres Soal Ijazah Palsu, Netizen : Ide Bagus
Yakni Pasal 156 a KUHP dan 28 ayat 2 UU ITE terkait penyebaran ujaran kebencian.
"Kita harapkan penyidik bisa menyelesaikan pemberkasannya dalam waktu singkat," ucap dia.
Dalam kasus ini, Agung menyebut bahwa penyidik telah memeriksa 5 orang saksi.
Sayangnya Agung tidak menjelaskan identitas 5 saksi tersebut.
Baca Juga: Komitmen Polda Sultra Usut Tuntas Kasus Dugaan Penembakan Oknum Tewaskan Dua Nelayan
Selain itu, penyidik menyita HP Lukman serta akun snackvideo yang digunakan untuk mengunggah video ujaran kebencian.
"Kita harapkan penyidik bisa menyelesaikan pemberkasannya dalam waktu singkat," tuturnya.
Untuk proses kasus tersebut, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah saksi ahli.
Diantaranya saksi ahli pidana, saksi ahli bahasa dan saksi ahli lainnya yang diperlukan untuk proses penyidikan.
Agung berharap agar masyarakat tidak terprovokasi dan tetap tenang serta menyerahkan penanganan kasus ini kepada kepolisian.
"Kita harapkan masyarakat bisa memahami bahwa proses hukum sedang berlangsung terhadap yang bersangkutan."
"Kita akan tegakkan hukum ini sebagaimana aturan yang berlaku," sambung Agung.
Lalu, benarkah motif Lukman Doloksaribu membuat video ujaran kebencian karena dia pro Israel?
"Motif sedang dalam penyidikan," jawab Agung.
Tapi Agung berjanji akan menyampaikan seluruh hasil penyidikan setelah proses pemeriksaan tuntas.
"Nanti akan kita sampaikan setelah kita lengkapi dengan fakta-fakta dan penjelasan dari saksi-saksi ahli yang berkompeten," jelas Agung.
Seperti diketahui, Video Lukman Doloksaribu itu beredar usai pecah bentrok di Kota Bitung, Sulawesi Utara.
Bentrok Kota Bitung itu sendiri melibatkan massa pro Israel dan massa pro Palestina.
Karena itu, berita bentrok di Kota Bitung dan video Lukman Doloksaribu sama-sama menghiasi berbagai platform media sosial.
Dalam video viral, Lukman Doloksaribu meminta Israel membantai semua umat Islam dan WNI yang ada di Palestina.
"Habisi saja Rumah Sakit Indonesia. Kaum Palestina lebih baik kau mati bunuh diri dari pada Israel bunuh kamu," ucap dia dalam video.
"Sedikit-sedikit, kamu apa ke agama agama. Habisi muslim semua itu," sambungnya.
"Hai kaum Israel, bantai semua itu. Baik, Indonesia yang ada di sana, bunuh semua," kata Lukman.
Bahkan Lukman meminta Israel menjatuhkan bom ke Jakarta.
"Indonesia terlalu banyak komentar. Kalau perlu kasih bom Indonesia, di Jakarta sana," pintanya.
Lukman juga menyinggung soal keberadaan rumah sakit Indonesia di Palestina.
"Kamu pikir rumah sakit disana (Palestina), disini aja banyak yang tidak mampu berobat. Bante orang Indonesia yang di Palestina sana,".
Baca Juga: Mantap Berhijab, Zaskia Gotik : Neng, Ingin Jadi Pribadi yang Lebih Baik
"Termasuk yang di rumah sakit itu. Biar orang Indonesia ini tahu diri. Biar orang muslim ini tahu diri."
"Sedikit sedikit di sini demo masalah Israel.
Tidak hanya itu, ia juga menyebuat bahwa umat Islam adalah orang-orang pengikut iblis.
Baca Juga: Batu Ampar
"Saya tidak peduli semua orang itu. Karena mereka semua (umat Islam) itu pegikut iblis. Pengikut setan."
"Termasuk pengkut Nabi Muhammad yang mendapatkan wahyu dari Goa Hirun (Hira) tapi yang dia dapat setan. Goblok semua itu ya,"
"Salam dari saya. Bukan dari Papua lagi, ya. Sumatera, ya" tutup Lukman Doloksaribu.***




