POJOKSATU.id, JAKARTA – Konten kreator perempuan berinisial UK (20) lolos dari maut usai lompat dari motor yang berjalan saat tubuhnya mau dibuang ke lokasi sunyi.

Meski lolos dari kematian, namun korban sempat diperkosa oleh dua orang pelaku yang datang ke kontrakannya. Kedua pelaku baru beranjak dewasa yaitu MIZ (17) dan BN (19).

Kasus ini bermula dari modus pelaku memperbaiki kran air di kamar mandi kontrakan korban di Desa Tanjung Mas Rejo, Mesuji Timur, Lampung, Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Korban sendiri merupakan warga Desa Tanjung Srayan, Mesuji, Lampung.

Baca Juga: Bukan Pensiunan, ASN Aktif Justru Paling Kena Dampak Skema Pensiun 2026

Selain memperkosa korban, pelaku juga membawa satu unit ponsel iPhone 11 Pro Max dan sepeda motor Honda Beat milik korban.

Kasatreskrim Polres Mesuji, AKP M Prenata melalui Kanit Resum Ipda Eri mengatakan bahwa aksi kejahatan itu terjadi ketika dua tersangka MIZ (17) dan BN (19) berpura-pura akan memperbaiki kran air di kamar korban atas perintah pemilik kontrakan.

Saat itu korban baru saja masuk ke dalam kontrakannya di Desa Tanjung Mas Rejo, Mesuji Timur.

"Tak lama kemudian, dua pria mengetuk pintu. Korban mengenali keduanya sebagai mantan pekerja di lingkungan kontrakan tersebut. Keduanya berdalih diperintahkan pemilik kontrakan untuk memperbaiki kran air," jelas Ipda Eri, Senin (9/2/2026).

Baca Juga: Pasar Kejutan! FTSE Russell Stop Sementara Index Review Indonesia, Ada Apa?

Korban sempat memeriksa dan mendapati kran dalam kondisi baik. Namun pelaku memaksa masuk dan berpura-pura memperbaiki keran di kamar mandi dengan membawa alat gerinda.

"Tiba-tiba, salah satu pelaku keluar dari kamar mandi, mengunci pintu kontrakan, lalu keduanya menyerang korban. Korban dibekap, dicekik, dan mulutnya disumpal menggunakan kaos pelaku," tuturnya.

Saat korban tak berdaya, pelaku melakukan kekerasan seksual dengan memperkosa korban. Setelah itu, pelaku menggeledah kamar dan mengambil ponsel korban.

"Korban sempat berpura-pura pingsan. Pelaku bahkan mengira korban telah meninggal dan berencana membuangnya ke tempat sepi,” jelasnya.

“Wajah korban ditutup pakaian, lalu tubuhnya diangkat ke atas motor milik korban," bebernya.

Eri melanjutkan, saat melintas di jalan yang ramai warga, korban nekat melompat dari motor dan meminta pertolongan. Kedua pelaku kabur membawa motor korban.

"Korban kemudian melapor ke Polsek Mesuji Timur sekitar pukul 17.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka lecet di bagian dagu dan kening, serta lebam di tangan akibat perlawanan,” jelasnya.

“Saat ini kami masih mendalami keterangan dari kedua tersangka," tandasnya.***