POJOKSATU.ID – Kasus dugaan pelecehan mahasiswi Universitas Panca Marga (UPM) Probolinggo, Jawa Tengah kian ramai disorot publik.

Seperti diketahui, CY (22) selaku korban dalam kasus tersebut mengaku telah dirugikan oleh tindakan salah satu oknum dosen, yakni RN.

Yang mana, mahasiswi UPM Probolinggo itu dengan jelas menyampaikan bahwa dirinya telah dilecehkan pelaku.

Baca Juga: 5 Laptop Axioo Harga Rp2 smpai 6 Jutaan, Solusi Terjangkau untuk Pelajar dan Mahasiswa

Bukan main, modus yang dipakai oknum dosen yang lecehkan CY tersebut diketahui dengan cara mengajak korban untuk pulang bersama.

Sebagaimana halnya yang dikutip Pojoksatu.id dari portal media radarnkri.id pada Jumat (25/7/2025).

Dalam artikelnya, modus tersebut turut dikonfirmasi dan disampaikan oleh CY selaku korban pelecehan.

Baca Juga: Ketua DPRD Karawang Desak Perusahaan Rekrut Warga Lokal

Di mana, korban mengutarakan niat jahat oknum dosen tersebut bermula saat pelaku mulai membicarakan hal yang bersifat pribadi.

“Awalnya cuma urusan data kuliah, tapi lama-lama dia sering ngajak ngobrol pribadi. Bahkan pernah ngasih kode makan bareng atau pulang bareng,” terangnya.

Alih-alih demikian, ajakan oknum dosen tersebut ternyata hanya kedok semata untuk melancarkan niat aslinya.

Baca Juga: MULAI Tahun 2026 PPG akan Dihapus Oleh Pemerintah? Dirjen GTK Prof Nunuk Suryani Langsung Beri Penjelasan!

Yang mana, korban berakhir dilecehkan saat sedang berada di ruangan biro UPM Probolinggo oleh oknum dosen tersebut.

Berdasarkan pengakuan CY, insiden tindak asusila itu terjadi saat dirinya tengah menangani kendala Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) di ruang biro kampus.

Namun, dirinya yang sedang menangani permasalahan sistem itu tiba-tiba mendapat perlakuan tidak pantas oleh RN.

Baca Juga: Transaksi QRIS Antar Negara di Livin’ by Mandiri Melejit 3 Kali Lipat, Siap Ekspansi ke Jepang hingga Korea

Mengetahui perbuatan bejat pelaku, CY sontak meninggalkan ruang dengan dalih akan mengurus kendala sistem pada keesokan harinya.

“Waktu itu saya harus ke biro 1 untuk perbaikan siakad dan bertemu dosen RN. Tapi dia malah menggoda saya. Pernah dia hampir menyentuh pinggang dan mendekatkan Wajahnya,” jelasnya.

“Sementara kondisi ruangan sedang sepi saat itu. Saya takut dan langsung pergi. Saya urus besok saja,” lanjutnya. ***

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

Versi Android/ Versi iOS

Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:

Channel Whatsapp/ Fanpage Edugov