POJOKSATU.id, JAKARTA-- Mobil patroli jalan tol Toyota Hilux 2.4G Double Cabin 4x4 MT menyeruduk 2 mobil.Ternyata mobil ini dibawa kabur wanita bernama Jessica Koroh (33).
Jesica Koroh ini disebut mengalami gangguan jiwa. Namun polisi masih mendalami atau melakukan observasi apakah benar gangguan jiwa atau pengaruh obat-obatan.
Observasi dilakukan di Rumah Sakit Khusus Daerah Duren Sawit Jakarta.
Diketahui, mobil patroli petugas tol itu dibawa kabur dari Gerbang Tol (GT) Jatiwaringin 2 hingga halte Matraman, Jakarta Timur.
Wanita tersebut diduga mengalami gangguan jiwa. Dilaporkan, wanita tersebut membawa kabur mobil patroli jalan tol yang dalam kondisi mesin menyala.
"Petugas patroli pengelola jalan tol setelah memasukkan orang yang diduga gangguan jiwa ke dalam mobil, mau koordinasi dengan petugas satpam jalan tol,” kata Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Sutikno, Senin (24/7/2023).
Namun wanita ini malah pindah ke kemudi dan membawa kabur mobil patroli tersebut.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (23/7/2023) sekitar pukul 18.00 WIB. Petugas menerima laporan soal wanita yang tiba-tiba mendatangi GT Jatiwaringin 2.
Wanita tersebut ditangkap dan dimasukkan ke mobil patroli. Namun, mesin mobil patroli masih dalam keadaan menyala.
Sutikno mengatakan, petugas awalnya hendak berkoordinasi dengan satpam gerbang tol soal perempuan yang tiba-tiba mendatangi GT Jatiwaringin.
Singkat cerita, mobil patroli itu dibawa kabur hingga menabrak dua mobil lain sebelum akhirnya diamankan di sekitar Matraman, Jakarta Timur.
“Tiba-tiba mobil jalan dan petugasnya berusaha menahan mobil lalu terseret mobil tersebut," katanya lagi.
Polisi Dalami Pengaruh Obat
Pihaknya juga masih memastikan apakah benar Jesica alami gangguan kejiwaan.
Untuk memastikannya maka dia diobservasi. Hal itu guna memastikan yang bersangkutan benar gangguan jiwa atau ternyata ada pengaruh hal lain.
Observasi juga dilakukan karena sampai malam ini tidak ada pihak keluarga yang datang untuk membawa bukti riwayat Jesica sakit jiwa.
Observasi dilakukan di Rumah Sakit Khusus Daerah Duren Sawit.
"Masih dalam proses penyelidikan apakah itu ada gangguan jiwa atau pengaruh obat-obatan," kata Kasi Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Timur, AKP Lina Yuliana. ***




