POJOKSATU.id, PADANG-- Mobil dinas Toyota Fortuner BA 2 yang ditumpangi Wagub Sumbar Vasco Ruseimy keluar jalur dan menabrak tumpukan pasir serta bagian belakang truk Colt Diesel yang sedang parkir di pinggir jalan.

Menurut Kasat Lantas Polres Solok, Iptu Rido, lokasi tepatnya insiden kecelakaan tunggal tersebut berada di kawasan Nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok.

Kecelakaan ini terjadi pada Senin dinihari (18/5) sekitar pukul 01.30 WIB.

"Kecelakaan tunggal, ada tikungan dia pelurus," ujar Iptu Rido saat dikonfirmasi mengenai kronologi awal peristiwa tersebut, Senin.

Baca Juga: Wagub Sumbar Kecelakaan Hantam Truk, Deretan Tokoh Publik dan Artis Doakan Kesembuhan

Diduga, pengemudi mobil tidak dapat mengantisipasi kondisi jalan yang menikung tajam, sehingga kendaraan melaju lurus dan keluar dari badan jalan.

Iptu Rido menegaskan bahwa seluruh penumpang dan pengemudi di dalam mobil tersebut dalam kondisi selamat, meski mengalami beberapa luka.

"Korban tidak ada (yang meninggal dunia). Cuma luka-luka," ungkap Kasatlantas Solok memastikan kondisi para korban.

Keempat orang di dalam mobil terdiri dari pengemudi atau sopir, Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy, serta staf Hubungan Masyarakat (Humas).

Baca Juga: Duarr, Mobil Dinas Wagub Sumbar Hantam Belakang Truk, Vasco Ruseimy dan Sopir Selamat

"Ada empat orang. Ada sopir, wagub, samo (sama) humasnya di mobil itu," kata Iptu Rido.

Berita sebelumnya, mobil dinas Wagub Sumbar Vasco Ruseimy no pol BA 2, menabrak belakang truk dalam perjalanan dari Solok Selatan ke Padang, Senin (18/5) sekitar pukul 01.30 WIB.

Kondisi mobil dinas mengalami rusak parah dari depan hingga belakang.

Vasco melalui unggahan di Instagram pribadinya @vasco_ruseimy mengabarkan peristiwa tersebut.

Dari keterangan Vasco, dia dalam kondisi selamat, begitu juga dengan sopir pribadinya. Dia menyebut mengalami luka-luka akibat kecelakaan ini.

“Pukul 01.30 dini hari.Dalam perjalanan pulang dari Solok Selatan menuju Padang, takdir mempertemukan kami dengan sebuah ujian, mobil yang kami tumpangi mengalami kecelakaan,” ujar Vasco, Senin.

Dia mengaku sadar, perjalanan mengelilingi Sumatera Barat bukanlah hal yang mudah. Jarak yang jauh, medan yang berat, hingga risiko di perjalanan menjadi bagian yang harus kami hadapi demi bisa hadir langsung di tengah masyarakat.

Musibah kecelakaan di perjalanan ini menjadi pengingat bagi dia bahwa hidup dan keselamatan adalah nikmat terbesar dari Allah SWT.***