POJOKSULSEL, MAKASSAR - Mitigasi bencana akan menjadi materi mata pelajaran atau mapel muatan lokal di Sulalwesi Selatan (Sulsel).
Langkah itu diambil Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Sulsel, untuk memperkuat mitigasi bencana.
Kepala BPBD Sulsel Amson Padolo mengatakan, salah satu hasil Rakornas Penanggulangan Bencana BNPB tahun 2023, adalah memperkuat mitigasi bencana.
BPBD Sulsel mencatat ada 826 bencana yang terjadi di Sulsel sepanjang tahun 2022. Lebih dari 30 ribu masyarakat terdampak di 19 kabupaten kota.
Sehingga, kata Amson Padolo, penguatan mitigasi bencana menjadi hal penting untuk dilakukan di Sulsel. Salah satunya adalah memperkuat pengetahuan mitigasi bencana di dunia pendidikan.
"Membentuk masyarakat tanggap bencana melalui pendidikan," kata Amson Padolo di acara Ngobrol Santai bersama wartawan, Kamis, 9 Maret 2023.
Baca juga
Penjualan Produk Kerajinan Sulsel Tembus Rp1,5 Miliar di Inacraft 2023
Sebagai langkah awal, kata Amson Padolo, BPBD Sulsel akan melatih 100 orang guru olahraga tentang materi mitigasi bencana. Guru-guru olahraga inilah nantinya yang akan menjadi tenaga pengajar materi mitigasi bencana di sekolah-sekolah.
"Ada bimbingan pelatihan kepada guru olahraga untuk memberikan pembelajaran kepada siswa terkait pengetahuan tanggap bencana," kata Mantan Kadis Kominfo SP Sulsel itu.
Penguatan mitigasi bencana laiinya yang dilakukan BPBD Sulsel yakni melakukan simulasi tanggap bencana bersama dengan pemerintah kabupaten kota.
(muhammad fadli/pojoksulsel)



