POJOKSATU.ID - Fenomena hilangnya fasilitas publik kembali terjadi dan menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.
Setelah sebelumnya lampu kota hingga kursi taman di Surabaya menjadi sasaran pencurian, kini giliran fasilitas pemadam kebakaran di Jembatan Suramadu yang dilaporkan raib.
Informasi hilangnya fasilitas tersebut disampaikan oleh Wira, pendengar Radio Suara Surabaya, pada Kamis (18/12/2025).
Baca Juga: PPPK dan PNS Sama-Sama ASN, Tapi Haknya Berbeda, Ini Penjelasan Lengkap untuk Guru
Laporan itu disampaikan melalui pesan WhatsApp yang kemudian diteruskan oleh pihak radio kepada publik.
Menurut Wira, sejumlah bagian penting dari fasilitas hydrant pemadam kebakaran di Jembatan Suramadu sisi pengendara motor sudah tidak berada di tempat.
Padahal, hydrant tersebut merupakan sarana vital yang disiapkan untuk kondisi darurat, khususnya jika terjadi kebakaran di area jembatan.
Baca Juga: Prof. Zudan Ingatkan ASN Halmahera Selatan, Bangun Integritas, Jangan Ambil yang Bukan Hak!
“Fasilitas hydrant di Jembatan Suramadu hilang seperti box, nozzel, dan tutup pilarnya. Titip mata untuk teman-teman yang melintas di Jembatan Suramadu, terutama di lajur motor,” ujar Wira, dikutip pojoksatu.id dari instagram @suarasurabayamedia.
Hilangnya perlengkapan tersebut memicu kekhawatiran serius. Pasalnya, Jembatan Suramadu merupakan jalur penghubung vital antara Surabaya dan Madura yang dilalui ribuan kendaraan setiap hari.
Risiko kebakaran, baik akibat kecelakaan maupun gangguan teknis kendaraan, tetap ada dan memerlukan kesiapan fasilitas penanganan awal.
Baca Juga: KPK Datang Senyap, Begini Kronologi Penggeledahan Ruang Kerja Bupati Bekasi yang Bikin Heboh Publik
Wira menegaskan bahwa hydrant pemadam kebakaran bukan sekadar pelengkap infrastruktur, melainkan alat penting yang bisa digunakan untuk tindakan cepat sebelum api membesar.
Jika peralatan tersebut tidak lengkap atau rusak, potensi bahaya akan semakin besar.
“Karena sewaktu-waktu saat dibutuhkan dan rusak, malah nanti enggak bisa digunakan,” tutupnya.
Baca Juga: Tanpa PPG, Peluang Jadi Guru ASN Makin Kecil? Ini Penjelasan yang Jarang Dibahas
Kejadian ini menambah daftar panjang kasus pencurian fasilitas publik di Surabaya dan sekitarnya.
Sebelumnya, sejumlah lampu penerangan jalan hingga kursi taman dilaporkan hilang, diduga dicuri oleh pihak tak bertanggung jawab.
Hilangnya fasilitas publik tidak hanya merugikan negara secara materi, tetapi juga membahayakan keselamatan masyarakat.
Baca Juga: BKN Tegaskan Perluasan MPP Sejalan Transformasi Layanan Manajemen ASN, Ini Penjelasan Resminya
Sejumlah warga pun menyayangkan kejadian tersebut. Mereka berharap aparat terkait segera melakukan pengecekan di lapangan, sekaligus meningkatkan pengawasan di area Jembatan Suramadu.
Selain itu, perbaikan dan penggantian fasilitas yang hilang dinilai mendesak demi menjaga keamanan pengguna jalan.
Masyarakat juga diajak untuk lebih peduli dan berperan aktif menjaga fasilitas umum.
Laporan cepat dari warga dinilai penting agar kejadian serupa bisa segera ditindaklanjuti sebelum menimbulkan dampak yang lebih serius.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait tindak lanjut atas laporan hilangnya hydrant pemadam kebakaran tersebut.
Publik berharap kasus ini tidak dibiarkan berlarut-larut, mengingat fungsi vital fasilitas darurat bagi keselamatan bersama.***




