POJOKSATU.id, JAKARTA—Dua pelaku pembunuhan driver taksi online asal Depok Ujang Adiwijaya (57) sempat meminta perlindungan ke alam gaib di Ciamis sebelum dibekuk polisi.

Kedua pelaku berinisial RS dan AH ditangkap polisi saat tengah melakukan ritual paniisan di sebuah kompleks pemakaman yang dianggap keramat di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (13/11).

Ritual paniisan diyakini pelaku sebagai upaya meminta pertolongan ke alam gaib agar tak kena tangkap usai melakukan kejahatan.

Baca Juga: Satpol PP Kabupaten Bogor Ajak Pelajar Jadi Penjaga Ketertiban Sejak Dini

"Kedua tersangka saat ditahan sedang melakukan paniisan atau berharap mendapatkan pertolongan dari hal-hal gaib yang dilakukan di salah satu tempat pemakaman di Ciamis,” ujar Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto saat gelaran konferensi pers di Polres Bogor, Kamis (13/11).

“Jadi waktu ditangkap kondisinya kedua tersangka ini sedang melakukan paniisan," bebernya lagi.

Diketahui, korban ditemukan tewas di pinggir Tol Jagorawi KM 30 pada Senin (10/11). Berdasarkan hasil autopsi, korban meninggal dunia akibat jeratan tali di leher dan pendarahan pada bahu.

Kapolres Bogor menjelaskan, identitas korban terungkap melalui pemeriksaan sidik jari yang menunjukkan bahwa korban merupakan warga Pancoran Mas, Kota Depok, dan bekerja sebagai sopir taksi online.

Baca Juga: Bangun Rumah Ibadah di Sekolah Polisi, Polri dan Pemkab Bogor Tanam Fondasi Karakter di Sekolah

“Dari hasil autopsi, korban meninggal akibat kekerasan dengan luka jerat di leher dan pendarahan di bagian bahu,” kata Wikha dikutip dari Antara, Kamis (13/11).

Sebelumnya, mayat pria yang ditemukan dengan kondisi tangan, kaki, dan mulut terikat di pinggir Tol Jagorawi di KM 30, Bogor, Jawa Barat, Senin (10/11/2025) sore, dipastikan adalah Ujang Adiwijaya (57), driver taksi online asal Kota Depok.

Selain ditemukan dalam kondisi kaki, tangan, dan mulut terikat, juga ada luka tusukan pada tubuh korban. Selain itu mobil yang dipakai korban sebagai driver taksi online hilang.

Melalui penelusuran aplikasi transportasi daring, diketahui korban terakhir kali mengemudikan Toyota Avanza Veloz hitam bernomor polisi B 1532 ZFW.

Mobil tersebut menjadi kunci utama yang menuntun penyidik kepada dua pelaku inisial RS dan AH yang merupakan warga Depok ini.***