POJOKSATU.id, Serang - Mengenai masih banyaknya kondisi sekolah rusak di Kabupaten Serang, Analis Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang, Ali menilai hal itu disebabkan karena minimnya Pemeliharaan rutin pada bangunan sekolah, baik TK, Pendidikan Usia Dini (Paud), SD, dan SMP.

Ali menjelaskan, kerusakan bangunan sekolah terbagi menjadi tiga kategori, yakni rusak ringan, sedang, dan berat. Saat ini sebagian besar dal kondisi rusak ringan.

"Untuk jumlah sekolah negeri yang ada di Kabupaten Serang, yakni sekolah TK/Paud, 707 SD, dan 91 SMP," jelasnya, Rabu (24/05/2023).

Adapun penyebab sekolah rusak, dikarenakan sejumlah faktor, yakni usia bangunan sudah tua, seperti atap bocor keramik retak cat dinding terkelupas dapat menjadi masalah umum, serta kurangnya pemeliharaan rutin pada gedung sekolah dapat menyebabkan kerusakan yang lebih serius.

"Langkah kita untuk memperbaiki sekolah yang rusak dengan menganggarkan secara bertahap dan kita menilai sekolah yang rusak berat terlebih dahulu," ungkapnya.

Namun, kata Ali. APBD Kabupaten Serang belum mencukupi untuk memperbaiki seluruh kondisi sekolah rusak, sehingga masih banyak yang belum teranggarkan untuk perbaikannya.

"Semoga dapat segera melakukan perbaikan dan pemeliharaan yang diperlukan agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik," katanya.

Ali berharap, seluruh pihak dapat bersama-sama dalam menangani persoalan tersebut agar tidak ada lagi permasalahan sekolah rusak di Kabupaten Serang. (Dinar)