POJOKSATU.id, NTT-- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena meminta supermarket atau minimarket di wilayah terdampak gempa Flores 7,7 pada Sabtu pagi (15/8) membagikan makanan kepada korban.

Stok makanan yang diberikan supermarket akan diganti pemerintah sambil menunggu bantuan pangan tiba di lokasi.

“Saya minta agar toko-toko supermarket di lokasi bencana bisa membagikan makanan ke para korban, dan pemerintah akan mengganti rugi, sambil menunggu distribusi bantuan,” kata Gubernur NTT.

Baca Juga: Kemiripan Mekanisme Tektonik, Gempa NTT M 7,7 Membangkitkan Memori Kelam Bencana Flores 1992

Pemerintah Provinsi NTT kini memprioritaskan evakuasi warga ke tempat aman sekaligus memastikan kebutuhan dasar korban terpenuhi.

Menurut Melki, wilayah Flores bagian utara menjadi kawasan yang paling terdampak, mulai dari Maumere, Ngada, hingga Manggarai, dengan pusat gempa berada di Nagekeo.

“Gempa di Mbay dampak terbesarnya ada di wilayah utara Flores mulai dari Maumere, Ngada, Manggarai serta pusatnya di Nagekeo,” katanya dikutip dari Antara.

Gubernur juga mengatakan jumlah korban meninggal gempa ini mencapai lima orang, tersebar dua orang di Maumere Kabupaten Sikka dan tiga orang di Kabupaten Manggarai.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 7,7 Dipicu Pergerakan Sesar Flores, Gempa Dangkal 15 Kilo Meter Berpusat di Laut

Korban meninggal diduga akibat terkena reruntuhan bangunan yang ambruk saat gempa terjadi.

“Tetapi akan kami pastikan lagi penyebabnya karena apa sekembali dari Flores,” katanya.

Siang ini, Gubernur dan rombongan akan meninjau lokasi gempa dan pada sore nanti akan menyampaikan update jumlah korban.***