POJOKSATU.ID - Pemerintah memastikan tidak ada perubahan pada gaji pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi meski jadwal program Makan Bergizi Gratis kini disesuaikan.

Kepastian ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana.

Ia menegaskan bahwa perubahan yang dilakukan hanya pada jumlah hari distribusi, bukan pada aspek kesejahteraan tenaga pelaksana.

Baca Juga: Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus Terancam Buta Permanen dan Cacat Seumur Hidup

“Sama, enggak ada perubahan. Hanya hari saja,” ujarnya.

Penyesuaian jadwal MBG kini menjadi lima hari dalam sepekan untuk sebagian besar wilayah. Sebelumnya, program ini dirancang berjalan hingga enam hari.

Namun, pemerintah melakukan evaluasi agar distribusi lebih efektif tanpa mengganggu kualitas layanan.

Baca Juga: Prancis dan Korsel Jaga Jalur Pelayaran Selat Hormuz di Tengah Perang Masih Memanas

Meski demikian, tidak semua daerah mengikuti skema lima hari. Wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar, serta daerah dengan angka stunting tinggi tetap mendapatkan distribusi hingga enam hari.

Langkah ini diambil untuk memastikan kebutuhan gizi anak-anak di daerah rawan tetap terpenuhi secara optimal.

Selain menjaga gaji pegawai, pemerintah juga memastikan biaya per porsi MBG tidak mengalami perubahan.

Baca Juga: Tunjangan Sertifikasi Guru untuk April 2026 Kembali ke Pola Normal, Jadwal Ini Harus Dicatat Guru

Artinya, kualitas makanan yang diterima tetap terjaga sesuai standar yang telah ditetapkan.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah menggunakan data Survei Status Gizi Indonesia 2024 sebagai acuan utama.

Data tersebut membantu menentukan daerah prioritas, termasuk wilayah di Indonesia timur, Sumatera, dan Papua yang masih memiliki angka stunting cukup tinggi.

Koordinasi lintas instansi juga terus diperkuat. BGN bekerja sama dengan dinas pendidikan dan kesehatan daerah untuk memastikan akurasi data penerima manfaat, mulai dari jumlah sekolah hingga jumlah siswa.

Baca Juga: Siswa SMP Ini Borong 3 Penghargaan Internasional di Global Youth Summit 2026, Karya Inovasi Lingkungan Jadi Sorotan

Melalui kebijakan ini, pemerintah berharap program MBG tidak hanya berjalan efektif, tetapi juga mampu mempercepat penurunan angka stunting secara nasional.***