POJOKSATU.id - Pramono Anung dikabarkan bakal maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta dari PDIP.

Usai gagal usung Anies, rumor PDIP bakal mengusung Pramono Anung dan Rano Karno di Pilgub Jakarta santer terdengar.

Namun, isu pencalonan Pramono Anung sebagai bakal calon gubernur Jakarta harus dihadapkan dengan tersebarnya cuitan lamanya.

Cuitan tersebut diduga berasal dari akun pribadi Pramono Anung di media sosial X yang ditulis pada tahun 2010 dan 2011.

Baca Juga: Viral Lagi, Video Ahok Sebut Anies Baswedan sebagai Pemecah Belah Bangsa: Dia Tidak Negarawan

Dikutip POJOKSATU.id dari akun X @ARSIPAJA, ada 4 cuitan yang diduga milik dari politisi PDIP ini yang tersebar.

Keempat cuitan tersebut cenderung mengarah ke hal-hal yang tidak etis diucapkan dan dibagikan di media sosial.

Berikut keempat cuitan yang diduga milik dari politisi PDIP Pramono Anung.

1. Cuitan pertama dikatakan bahwa ada kesamaan loket dengan salah satu organ vital milik perempuan.

"Kesamaan loket dan t*ket. Kalau pengen tahu sama-sama diintip. Nyantai ah," ditulis pada 12 November 2010.

2. Cuitan kedua merupakan opini dari laki-laki ketika melihat perempuan yang memakai baju terbuka.

"Cewek berbaju seksi itu aneh dilihatin dibilang kita kurang ajar. Kalau kita cuekin, dibilang kita h*mo. Nyantai ah," ditulis pada 8 Oktober 2011.

3. Cuitan ketiga berisi pendapat tentang bank sp*rma yang memang sempat ramai dibicarakan netizen.

"Lelaki Indonesia pasti banyak yang setuju adanya bank sp*rma, selama nyetornya mudah dan enak. Nyantai ah," ditulis pada 12 November 2010.

4. Cuitan keempat adalah sebuah singkatan tak etis dan memiliki kepanjangan yang berhubungan dengan lalu lintas.

"Satlantas mengeluarkan kode baru: Pamer Paha (padat merayap tanpa harapan), Pamer S*su (padat merayap susul menyusul). Nyantai ah," 2 Oktober 2010.

Diketahui, Pramono Anung saat ini menjabat sebagai Sekretaris Kabinet sejak era Jokowi terpilih sebagai presiden dalam 2 periode.

Pria yang kini berusia 61 tahun itu juga pernah menjadi anggota DPR dari tahun 1999 hingga 2015 ***