POJOKSATU.ID - Pemerintah menegaskan bahwa Indonesia masih mampu menangani bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera dalam beberapa hari terakhir.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, saat berada di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (3/12/2025).
Dalam keterangannya, Prasetyo menyebut bahwa pemerintah berada dalam kondisi siap menghadapi seluruh persoalan yang muncul akibat bencana.
Baca Juga: Peduli Sesama, Kodim 0604 Karawang Donor Darah Bareng Persit
Menurutnya, berbagai kementerian dan lembaga terus berkoordinasi untuk memastikan penanganan berlangsung cepat dan terarah.
“Kita merasa bahwa pemerintah, dalam hal ini kita semua masih sanggup untuk mengatasi seluruh permasalahan yang kita hadapi,” ujarnya. Dilansir dari kompas.com
Salah satu hal yang menjadi perhatian publik adalah kemungkinan pemerintah membuka peluang bantuan dari negara asing.
Baca Juga: BPJS PBI Resmi untuk Warga Tidak Mampu! Siapkan Dokumen Ini agar Pengajuan Lolos
Namun Prasetyo menegaskan bahwa opsi tersebut belum diperlukan untuk saat ini.
Ia mengatakan bahwa pemerintah mengapresiasi perhatian dari negara-negara sahabat, tetapi situasi masih berada dalam batas kemampuan penanganan nasional.
“Untuk sementara ini belum ya. Meskipun kami juga mewakili Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan terima kasih karena banyak sekali atensi dari negara-negara sahabat,” kata Prasetyo.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dari sisi ketahanan pangan, Indonesia berada dalam kondisi yang aman.
Baca Juga: Kapolres Karawang Ikut Peringati Hakordia 2025 di Pemda
Stok pangan disebut cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.
Hanya saja, distribusi sempat mengalami kendala karena beberapa daerah terisolasi akibat kerusakan akses dan tertutupnya jalur transportasi.
Meski demikian, pemerintah memastikan bahwa hambatan tersebut sedang diatasi melalui berbagai metode distribusi, termasuk dukungan dari aparat dan relawan.
Baca Juga: Kapan UMK Jawa Barat 2026 Diumumkan? Ini Simulasi Upah Jika Naik 6,5 Persen
Selain pangan, anggaran negara juga disebut dalam kondisi aman untuk mendukung semua proses penanganan bencana.
Prasetyo memastikan bahwa dana pemerintah cukup untuk mendukung upaya evakuasi, penyediaan logistik, perbaikan awal infrastruktur, hingga penanganan jangka panjang.
Pemerintah, menurutnya, telah menyiapkan alokasi anggaran khusus untuk menghadapi keadaan darurat semacam ini.
Baca Juga: Kapan UMK Jawa Barat 2026 Diumumkan? Ini Simulasi Upah Jika Naik 6,5 Persen
Pernyataan ini muncul ketika sejumlah wilayah di Sumatera masih berjuang memulihkan diri dari dampak banjir dan tanah longsor yang membuat ribuan warga harus mengungsi.
Banyak fasilitas umum terdampak, sementara akses jalan di beberapa daerah terputus karena tertimbun material longsor maupun tingginya genangan banjir.
Pemerintah berharap proses pemulihan dapat berlangsung cepat dengan kolaborasi berbagai pihak.
Baca Juga: Penerima PIP Termin 3 2025 Diminta Pantau Rekening, Ini Aturan dan Besaran Bantuan
Prasetyo menegaskan bahwa pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta unsur TNI-Polri terus bergerak untuk memastikan situasi segera pulih.
Ia juga menekankan bahwa fokus utama saat ini yaitu pemulihan kondisi warga, perbaikan akses, dan normalisasi aktivitas masyarakat di daerah yang terdampak.***




