POJOKSATU.id — Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menerima tanda kehormatan Bintang Mahaputera Utama dari Presiden RI Prabowo Subianto dalam upacara kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8/2025).
PP TUNAS: Regulasi Baru Perlindungan Anak di Ruang Digital
Meutya Hafid dinilai berjasa melalui lahirnya Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Sistem Elektronik dan Perlindungan Anak atau dikenal sebagai PP TUNAS.
Regulasi ini disahkan pada 28 Maret 2025 dan menjadi payung hukum pertama di Indonesia yang secara khusus mengatur kewajiban platform digital untuk mengutamakan perlindungan anak.
PP TUNAS hadir merespons maraknya penggunaan gawai dan internet di kalangan anak. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, sebanyak 39,71 persen anak usia dini (0–6 tahun) telah aktif menggunakan ponsel pintar, sementara 35,57 persen tercatat aktif mengakses internet.
Kondisi ini dinilai berisiko karena anak-anak rentan terhadap konten negatif, penyalahgunaan data, hingga eksploitasi di ruang siber.
Baca Juga: Dwi Hartono Pernah Masuk Bursa Calon Bupati Pemalang 2024, Tempati Hasil Survei Nomor Sembilan
Mengacu pada survei National Center on Missing and Exploited Children (NCMEC), Indonesia bahkan menempati peringkat keempat dunia dan peringkat kedua di Asia Tenggara dalam jumlah kasus pornografi anak di ruang digital.
Kehadiran PP TUNAS dianggap sebagai upaya menekan risiko tersebut dengan menekankan tanggung jawab penyelenggara platform digital, seperti kewajiban sistem verifikasi usia, pengawasan konten, serta pelaporan pengguna.
Kementerian Komunikasi dan Digital memastikan implementasi PP TUNAS terus berjalan melalui penyusunan peraturan teknis di tingkat menteri.
Langkah ini juga melibatkan kerja sama lintas kementerian sebagai bentuk komitmen bersama melindungi anak Indonesia dari ancaman di ruang digital.
Prosesi di Istana Negara
Dalam prosesi kenegaraan, Meutya Hafid hadir mengenakan kebaya cokelat emas dan kain batik cokelat, didampingi sang suami Noer Fajrieansyah.
Presiden Prabowo mengalungkan selempang tanda kehormatan dan menyematkan pin Bintang Mahaputera Utama di dada kiri Meutya.
Melalui unggahan di media sosial pribadinya, Meutya menyampaikan terima kasih atas berbagai masukan dan kritik selama menjalankan tugas, seraya berharap penghargaan ini menjadi dorongan untuk memperkuat perlindungan anak di ruang digital.***




