POJOKSATU.id, JAKARTA- Ramadhan adalah bulan kesembilan dalam kalender Islam. Ramadhan merupakan salah satu bulan agung dalam Islam.

Pada bulan itu umat Islam, berpuasa dimulai sejak fajar dan berakhir saat terbenamnya matahari. Tujuan berpuasa adalah untuk menahan sesuatu.

Sementara dalam artian khusus berpuasa adalah menjauhkan diri dari makanan, minuman.

Secara hukum, puasa dibagi mejadi empat macam, yaitu wajib, sunah, makruh dan haram.

Dalam bulan Ramadhan juga terdapat Lailatul Qadar yang dimana diturunkannya Alquran kepada Nabi Muhammad SAW.

Turunnya Alquran itu terdapat pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan. Umat muslim juga tidak diwajibkan berpuasa pada siang hari pada bulan Ramadhan jika ada uzur syar’i.

Penamaan Ramadhan


Ramadhan sendiri berasal dari bahasa Arab yang asal katanya berasal dari kata Ro-ma-Dho, yang berarti sangat panas, haus. Penamaan Ramadhan itu menurut ulama dinisbatkan kepada kondisi saat dimana bulan Ramadhan terjadi pada hari yang sangat panas.

Manfaat bulan puasa Ramadhan


Bulan Ramadan memiliki banyak manfaat baik itu manfaat dari sisi mental dan spiritual.
1. membantu melindungi sistem pencernaan; faedah puasa juga dirasakan organ dalam tubuh manusia. Karena, jarak antara waktu makan yang satu sama lain dapat membuat kenyamanan kerja lambung dan usus.

2. Berkontribusi untuk penurunan berat badan; puasa juga merangsang tubuh untuk membakar lemak, menyingkirkan racun, meningkatkan proses pembakaran yang merfungi menyaring sebagian besar racun dalam lemak tubuh yang menumpuk.

3. Memperkuat kehendak seseorang; dengan berpuasa, kesungguhan seseorang dalam menjalankan sesuatu akan lebih terasah. Karenanya puasa mampu membuat manusia terbiasa melatih kesabaran, terutama dalam menjaga makanan dan minuman masuk ke dalam tubuh.

4. Membantu Muslim untuk membiasakan diri mengisi hari-harinya dengan ibadah; wajib bagi Muslim untuk menghabiskan waktu di bulan Ramadhan dengan berdoa tadarus Alquran. (Almaudu’)

Mengurangi rasa haus ramadhan


Haus menjadi persoalan saat bulan Ramadhan. Apalagi, jika suhu udara meningkat saat musim panas tiba. Akibatnya, ibadah puasa menjadi terasa sulit bagi sebagian orang.

Beberapa cara dapat dilakukan untuk mengurangi rasa haus di bulan suci Ramadhan, diantaranya:
Meningkatkan kelembaban tubuh untuk mengurangi kehilangan banyak air dalam tubuh, termasuk mengkonsumsi sayur dan buah saat. Sehingga tubuh memiliki banyak vitamin dan mineral serta jumlah air yang meningkatkan kelembaban tubuh dalam jangka waktu yang relatif lama.

Jauhi makanan yang mengandung banyak garam, rempah-rempah saat makan Sahur, karena tubuh akan mengkonsumsi banyak air dalam tubuh.

Tinggalkan jauh-jauh makanan yang dimasak dengan cara digoreng dan dipanggang, terutama saat Sahur.

Selain itu, hindari paparan sinar matahari langsung, terutama di sore hari, untuk menghindari kehilangan cairan dalam tubuh. Tinggalkan ativitas olah raga berat yang melelahkan, terutama yang menyebabkan banyak keluarnya keringat.

Memakai pakaian berwarna terang yang tidak menyerap panas.
Istirahat, terutama di sore hari, untuk memperbaharui energi dan vitalitas untuk sambil menunggu datangnya wakti berbuka puasa.

Hindari minum air es saat sahur sebanyak mungkin, karena minuman tersebut memberikan efek negatif dalam perut. (ade/pojoksatu)