POJOKSATU.id, JAKARTA-- Mengejutkan, meski anaknya dengan mertua sudah digerebeg warga, ibu kandung Rozy Hakiki, masih membela anaknya dan bilang ini ke Norma Risma.
Kepada Denny Sumargo dalam tayangan You Tube seperti dilihat Minggu (1/1/2023), Norma Risma mengatakan dia didatangi oleh ibu mertuanya atau ibu kandung Rozy.
Kedatangan ibu mertuanya ini tepat satu hari pascapenggerebegan di Serang, ibu kandung Rozy datang menemuinya pagi-pagi.
"Ini ada apa, koq rame. Udah jangan dipikirin. Itu mah orang sirik aja,'' ujar Norma Risma menirukan ucapan ibu Rozy.
Ibu Rozy juga meminta supaya Norma Risma balikan dengan anaknya Rozy Zay Hakiki.
Baca Juga :
Terbongkar! Isi SMS Ibu Mertua ke Rozy Zay Hakiki ‘Ngga Tau Diri Lu, Udah Saya Turuti Berhubungan Kayak Gitu’
Peristiwa penggerebegan suaminya dengan ibu kandungnya ini terjadi pada 16 November 2022 lalu di salah satu kawasan di Serang, Banten.
Sebelum penggereban terjadi, Norma Risma sudah curiga sejak lama bahwa suaminya Rozy telah berselingkuh dengan ibu mertua alias ibu kandung Norma.
Bahkan, perselingkuhan Rozy dengan ibu kandung Norma Risma ini sudah terjadi sebelum mereka menikah.
Hal ini diungkapkan Norma Risma saat diundang ke Podcast Curhat Bang Denny Sumargo pada Kamis 29 Desember 2022 lalu.
Menurut Norma Risma, dirinya berpacaran dengan Rozy Zay Hakiki sejak SMA selama 5 tahun lamanya sebelum akhirnya memutuskan menikah.
Dua Keluarga Jadi Hancur
Kini kisah cinta Norma Risma dan Rozy Zay Hakiki berakhir dengan perceraian. Begitu juga dengan ibu kandung Norma Risma kini sudah bercerai dengan ayah kandung Norma Risma.
Dalam tayangan YouTube Denny Sumargo, Risma mengatakan sudah resmi bercerai dengan suaminya sejak 12 Desember 2022.
Kini ia tengah menunggu akta cerainya diterbitkan. Sedangkan sang ayah masih dalam proses perceraian.
" Bapak baru cerai agama saja Kak, mau diproses," ungkap Risma seperti dilihat di You Tube Denny Sumargo, Sabtu (31/12).
" Jadi kalian berdua bercerai barengan gitu?," tanya Denny Sumargo.
" Iya, itu yang bikin aku sakit hati banget, kenapa, ya," ujarnya. (ikror/pojoksatu)




