POJOKSATU.id, MEDAN— KPU Sumut telah menetapkan pemenang Pilkada Sumut 2024 yaitu pasangan Bobby Nasution-Surya, dengan perolehan suara 3.645.611 atau 64,47 persen.
Sementara Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala berada di posisi kedua dengan perolehan 35,53 persen atau sekitar 2.009.311 suara.
Namun secara mengejutkan, ternyata Bobby Nasution-Surya kalah di kampung halamannya atau kampung leluhurnya di Mandailing Natal (Madina).
Padahal Bobby sudah sengaja memulai kampanye dari kampung halamannya di Desa Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, Madina, 27 September 2024 lalu.
Baca Juga: Libur Nataru Ada Promo dari KAI
Dari Pleno KPU Provinsi Sumut yang digelar Senin (9/12), perolehan suara yang didapat Bobby Nasution-Surya di Madina hanya 80.141 suara atau sebesar 41,42 persen.
Sementara Edy-Hasan meraih 113.338 suara atau sebesar 58,58 persen sesuai keputusan pleno KPU Sumut.
Dalam surat keputusan KPU Sumut dijelaskan jika DPT Pilgub Sumut 2024 berjumlah 10.771.496 orang, yang tersebar di 33 kabupaten/kota.
Jumlah pemilih yang menggunakan hak suaranya 5.953.676 orang, dengan rincian 5.654.922 suara sah dan 298.754 suara tidak sah. Bobby-Surya unggul di 30 dari 33 kabupaten/kota di Sumut.
Baca Juga: 7 Provinsi Alami Gangguan Saat Pilkada Serentak 2024, Terbanyak Papua Tengah
Pasangan Edy-Hasan unggul di tiga wilayah saja yaitu Kabupaten Mandailing Natal, Kota Tanjung Balai, dan Kota Binjai.
Analisa Kekalahan Bobby di Madina
Ketua Ikatan Pemuda Mandailing, Tan Gozali Nasution, memaparkan penilaian beberapa faktor penyebab kekalahan Bobby Nasution di Madina.
“Jokowi termasuk partainya, pada masa itu dianggap antagonis terhadap tokoh-tokoh Islam kanan yang sesuai dengan kultur Islam di Mandailing Natal,” jelasnya, Selasa (10/12/2024) di Panyabungan dilansir jawapos.
Faktor kedua menurut Tan Gozali, pada masa kepemimpinan Edy Rahmayadi, banyak tokoh dan pejabat asal Madina yang mengisi jabatan di Pemprov Sumut.
Baca Juga: Kakek Prabowo Presiden RI Diusulkan Sebagai Pahlawan Nasional ke Kemensos!
“Begitu juga Edy Rahmayadi sejak jadi Pangdam sampai Gubernur sering berkunjung ke Madina, membuka jalan Panyabungan Timur-Padanglawas, mendirikan SMK, memugar cagar budaya dan banyak lagi,” jelas Tan Gozali.
Selanjutnya, dukungan Ustad Abdul Somad terhadap Edy-Hasan cukup berpengaruh.
Meski pun pasangan ini didukung PDIP yang juga dinilai kurang diterima masyarakat Madina, namun warna partai berlambang banteng itu tidak terlihat di Madina.
“Seperti semangka, di luar hijau dalamnya merah,” katanya.
Terakhir menurut Tan Gozali, tim pemenangan Bobby-Surya yang tidak saling berkoordinasi, termasuk instrumen-instrumen yang dipakai dan bergerak di bawah tidak maksimal.
Sebelumnya, Ketua Relawan Barisan Nusantara (BN) Bobby-Surya Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), Muhammad Iqbal Harahap mengatakan, Bobby Nasution akan melakukan sejumlah rangkaian kegiatan kampanye di kampung halamannya di Kabupaten Madina.
"Benar, Bobby Nasution akan melakukan sejumlah rangkaian kegiatan kampanye di wilayah Tabagsel. Dan, untuk hari ini, akan diadakan di Mandailing Natal, kampung halaman beliau," ujar Iqbal, saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (27/9/2024). ***




