POJOKSATU.id - Misteri identitas pemilik potongan tubuh diduga korban mutilasi Sleman, masih belum terpecahkan.

Sampai saat ini polisi masih terus melakukan penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti di lokasi penemuan potongan tubuh tersebut.

Potongan tubuh tersebut ditemukan di Dusun Kelor, Bangunkerto, Turi, Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta, pada Rabu 12 Juli 2023.

Kapolres Sleman Kombes Yuswanto Ardi mengatakan, sampai dengan kemarin, sudah ditemukan 4 potongan tubuh di lokasi tersebut.

Baca Juga: Saat K Link Tower Terbakar, Ternyata Tengah Berlangsung Acara Pernikahan Adat di Lantai 5 Gedung

Potongan tubuh diduga mutilasi Sleman itu terdiri dari 2 kaki sampai mata kaki.

Selanjutnya potongan tangan kiri dan sebuah potongan daging.

Lokasi penemuan potongan tubuh diduga korban mutilasi itu juga berbeda dengan temuan yang pertama.

Penemuan kedua di Sungai Bedog, tepat di bawah Jembatan Becici, berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi penemuan pertama.

Baca Juga: Link Live Streaming Rans Nusantara FC vs Persita, Tinggal Klik Gak Ribet

Potongan tersebut juga masih cukup terlihat bentuknya.

Akan tetapi ada potongan yang kulitnya sudah mulai mengelupas.

Dugaan sementara bahwa pemilik potongan tubuh itu adalah seorang wanita.

Hal itu didasarkan pada temuan barang bukti sebuah tas plastik yang berisi pakaian dalam wanita.

Baca Juga: Link Live Streaming Persik vs Arema, Mulai Pukul 15:00 WIB Sore Ini

Hanya saja belum bisa dipastikan bahwa pakaian dalam wanita tersebut adalah milik potongan tubuh yang ditemukan.

Lantaran petunjuk yang msaih cukup minim, polisi juga masih kesulitan menemukan identitas pemilik potongan tubuh diduga korban mutilasi tersebut.

Polisi juga sudah menyebarkan penempuan tersebut melalui media massa dan media sosial.

Diharapkan bisa memberikan petunjuk atau adanya laporan orang hilang.

Baca Juga: Jadwal Bola Hari Ini Sabtu 15 Juli, Lengkap Daftar Siaran Langsung TV

"Jadi, kami juga membutuhkan bantuan media untuk mempublikasikan, barang kali ada yang merasa kehilangan anggota keluarganya," ucap Yuswanto, Kamis 13 Juli 2023.


Tangan mengepal

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Sleman Kompol Deni Irwansyah menyatakan pihaknya masih terus berupaya melakukan identifikasi.

Akan tetapi Deni mengakui hal ini cukup sulit dilakukan. Pasalnya yang ditemukan berupa potongan-potongan kecil.

"Seperti potongan kaki dan tangan dari pergelangan ke bawah dan tangan juga kondisinya saat kami temukan kondisinya mengepal dan sudah terendam air," bebernya, Jumat 14 Juli 2023.

Baca Juga: Kisah Kelam Denny Caknan, Pernah Jadi Tukang Kebun, Sulit Kuliah, Sampai Miliki Hutang Ratusan Juta

Akibat terencam air pula membuat potongan tubuh tersebut sebagian menjadi rusak.

"Dan mungkin kami ada beberapa kendala identifikasi melalui sidik jari," ungkapnya.

Sampai saat ini pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan polres dari daerah lain sekitar Sleman.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi bilamana korban adala warga daerah lain yang bertetangga dengan Sleman.

Baca Juga: Sosok Polisi Paling Inovatif, Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Raih Penghargaan Hoegeng Award 2023

Pihaknya juga meminta kepada masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya agar secepatnya melapor ke kantor polisi terdekat.


Bukan warga setempat

Di sisi lain, warga sekitar lokasi menduga kuat bahwa pemilik potongan tubuh diduga korban mutilasi di Sleman itu bukan warga setempat.

Pasalnya, sampai dengan kemarin, tidak ada satupun warga setempat yang mengaku kehilangan anggota keluarganya.

Bahkan disebutkan bahwa warga setempat tidak ada yang bepergian dalam rentang waktu yang cukup lama.

Baca Juga: Dugaan Korban Kejahatan, Polisi Dalami Motif Warga Ciamis yang Ditemukan Tewas Gantung Diri di JPO Cimindi

"Tidak ada warga Kelor yang kehilangan anggota keluarga atau pergi dalam waktu yang lama," ujar Kepala Dukuh Kelor, Darmojo, Jumat 14 Juli 2023, dikutip Pojoksatu.id dari Radar Jogja.

Sementara, warga Dukuh Kopen yang bersebelahan dengan Dukuh Kelor, pun tak satupun yang melaporkan atau merasa kehilangan anggota keluarganya.

"Tidak ada (warga Kopen yang melaporkan kehilangan anggota keluarga)," beber Kepala Pedukuhan Kopen, Dhono Setiawan.

Jadi, siapa identitas pemilik potongan tubuh diduga korban mutilasi di Sleman? ***