POJOKSATU.id, JAKARTA- Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) menggelar Seminar Sehari yang yang bertajuk 'Business Dialogue' di Ballroom Grand Hotel Sahid Jaya Jakarta.

Dialog yang bertemakan 'Perluasan Akses Pasar Indonesia ke Negeri-Negeri Muslim Dunia' dihadiri langsung oleh Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.

Dialog ini juga dihadiri oleh 400 anggota Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) yang datang berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Ketua Umum DPP HPN, Dede Supriyadi Arief mengatakan dengan digelarnya acara ini bisa menjadi jalan terbukanya kran eksportir sehingga bisa mengurai ketimpangan dari ekspor dan impor Indonesia ke negera-negara muslim.

"Ketimpangan ini yang akan kita usahakan untuk kita isi. Ada pelaku ekspor di HPN, eksportir pisang yang dapat menyerap tenaga kerja lebih banyak. Kami berharap misi-misi dagang ke berbagai negara muslim kami minta Kemendag selalu mengikutsertakan anggota HPN," kata Dede, Kamis (26/1/2023).

Dede juga menuturkan, kedepannya akan membuat HPN Kampus, tujuannya untuk menciptakan parqla pengusaha-pengusaha muda.

"Kami siap melatih adik-adik mahasiswa untuk menjadi pengusaha, sehingga bisa merubah mindset kuliah. Lulus, kerja, menjadi kuliah, ciptakan lapangan kerja," ujarnya.

Selain itu, Ketua Bidang Ekonomi PBNU, Gus Aizuddin Abdurrahman menuturkan  bahwa eksistensi HPN ini sangat dibutuhkan.

Sebab peran HPN ini menjadi penggerak ekonomi ummat yang saat ini tantangannya kian berat.

"Karena menjadi aktivis NU yang pengusaha, ini nahdliyin plus. Jadi pengggerak ekonomi ummat yang saat ini tantangannya kian berat dengan adanya acara ini. Kami optimis banyak pengusaha nahdliyin yang bangkit dan jadi eksportir nasional,” tuturnya.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan yang hadir bersama Dirjen Pengembangan Ekspor Didi Sumedi, menyatakan bahwa neraca perdagangan ke negara-negara muslim masih sangat kecil.

Karena itu, kehadiran HPN semoga membuat banyak pengusaha nahdliyin bisa maju.

"Dengan Arab Saudi saja kita masih kecil, karena itu keberadaan HPN ini bisa membuat banyak pengusaha nahdliyin bisa maju," ujarnya.

"Saya akan coba ketemukan dengan para retailer besar lokal dan e-commerce besar. Kemendag ingin agar pengusaha nahdliyin juga bisa maju dan besar. Bangun juga kapasitas usaha agar bisa matching dengan peluang-peluang yang datang,” terangnya lagi.

Dalam kesepatan yang sama, Ketua Panitia Seminar Business Dialogue HPN, Heru Purnomo menuturkan banyak terima kasih atas support dari Kementerian Perdagangan.

Heru yang juga dikenal sebagai Owner HJ Karpet dan Waketum DPP HPN berharap, antusiasme dari anggota HPN dari seluruh Indonesia diyakini bisa menjadi pelaku ekspor ke negara-negara muslim dunia.

"Saya kira kami di HPN sangat siap menjadi pelaku ekspor dengan bantuan dan support dari Kementerian Perdagangan dan beserta instansi lainnya demi membaiknya neraca perdagangan kita ke negeri-negeri muslim dunia,” tuturnya. (Firdausi/pojoksatu)