POJOKSATU.id, MEDAN—Empat orang meninggal dunia akibat kecelakaan beruntun di Jalan Jamin Ginting depan Hill Park Sibolangit, Deli Serdang, Sumut, Jumat siang (17/7).

Salah seorang korban mengalami nasib memilukan dengan kondisi kepala putus. Tidak itu saja, kaki kanan korban juga putus.

Dokter pun berusaha menyatukan kembali jasad korban yang bernama Anton Simorangkir ini sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Jasad Anton Simorangkir tiba di RSUP Adam Malik, Jumat siang sekitar pukul 12.30 WIB usai dievakuasi dari tempat kejadian kecelakaan beruntun di Sibolangit.

Baca Juga: Sopir Truk Fuso Maut Kecelakaan di Sibolangit Ditangkap, Korban Tewas 4 Orang, 8 Luka-luka

Begitu tiba, jenazah korban langsung dimasukkan ke dalam kamar jenazah.

Kepala Instalasi Forensik dan Pemulasaraan Jenazah RS Adam Malik, dr Nasib Mangoloi Situmorang mengatakan, jasad Anton sangat memperhatinkan karena kepala dan kaki kanannya terpisah.

Kemudian, bagian organ dalamnya juga ikut keluar akibat luka yang dialami.

Pihaknya berupaya menyatukan kembali bagian kepala dan kaki sebelah kanan korban yang terlepas.

Sesudah disatukan, jenazah akan diserahkan kepada keluarganya untuk pemakaman.

Dia pun menceritakan proses menyatukan kembali jasad Anton Simorangkir yang terputus dari kepala dan kaki.

Baca Juga: Update Korban Kecelakaan di Sibolangit, Empat Orang Tewas, Ini Nama dan Asalnya

"Hanya kesulitannya ada, yaitu untuk menyatukan kepalanya lagi, menyatukan kakinya lagi, memasukkan organ-organ tubuhnya lagi ke dalam, kesulitannya ada," ujar dr Nasib, Jumat (17/7/2026).

Jemput Anak Sekolah

Saat kecelakaan terjadi, Anton hendak menjemput putranya Diego di sekolah. Namun belum tiba di sekolah, Anton mengalami kecelakaan tragis hingga kepalanya putus di depan Hill Park Sibolangit.

"Adik angkat aku ni lagi jemput anaknya sekolah, tiba terjadi kecelakaan dan dia jadi korbannya dan kepalanya ketimpa kontener hingga putus," kata Joe Dermawan.

Unggahan Anton Simorangkir pun di media sosial dibanjiri komentar netizen.

Melalui akun TikTok-nya, Anton rupanya sempat memosting foto liburan keluarganya empat hari sebelum kecelakaan.

Di unggahan itu, Anton sekeluarga sedang berlibur ke Thailand di bulan Juni 2026 lalu.

"Family time," tulis Anton dalam postingannya.

Tak disangka, liburan Anton bersama istri dan anaknya itu adalah momen terakhirnya.

Di unggahan tersebut belakangan ramai dibanjiri komentar duka cita dari netizen.

Publik pun menyoroti pakaian yang dikenakan Anton yakni kemeja dan celana hitam. Begitu juga anak mereka memakai baju dan celana hitam. Sementara istrinya memakai baju atau dres putih.***