POJOKSATU.id, JAKARTA-- Megawati Soekarnoputri dianggap sosok politisi rasional. Besar kemungkinan Ganjar Pranowo sebagai Capres PDIP akan diganti sosok lain jika elektabilitasnya rendah.
Jika tidak diganti sebagai capres atau ada kemungkinan Ganjar Pranowo diturunkan atau di-downgrade posisinya menjadi sosok cawapres.
Direktur Pusat Riset Politik Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, merupakan sosok politisi ulung dan sangat rasional.
Baca Juga: Kisah Pilu Pembantaian 431 Warga Rawagede Karawang oleh Pasukan Belanda
Mega diyakini masih berpeluang besar akan mengganti Ganjar Pranowo yang telah diusungnya sebagai Calon presiden (Capres).
“Sehingga jika memang pada perjalanan kandidat yang diusungnya dirasa tidak akan memenangkan kontestasi, maka sangat mungkin untuk diadakan evaluasi,” kata Saiful Anam, Rabu (16/8) seperti dilansir dari RMOL.
Saiful juga menyebutkan bahwa Megawati adalah sosok politisi yang telah berpengalaman dengan berbagai kontestasi politik.
Dia akan sangat rasional dalam menentukan langkah dan pilihan politiknya dalam Pilpres 2024 nanti.
Terkait sosok yang akan diusung pada Pilpres 2024 nanti akan sangat berpengaruh kepada nasib PDI Perjuangan ke depan.
"Sangat besar kemungkinan bagi Megawati untuk mengganti calon yang telah diusungnya,” jelasnya.
“Ganjar belum aman menurut saya, meskipun telah dideklarasikan oleh Megawati,” ujar Akademisi Universitas Sahid Jakarta ini.
Namun apabila berdasarkan elektabilitas dan hasil survei serta isyarat, Megawati misalnya akan mengarah kepada kekalahan, maka tentu PDIP dan Megawati tidak akan segan-segan untuk mengevaluasi pencapresan Ganjar Pranowo.
Dia juga meyakini Ganjar masih bisa digantikan dengan kandidat lain yang lebih populer dan berpotensi memenangkan kontestasi.
"Atau misalnya PDIP rela men-downgrade posisi Ganjar sebagai posisi cawapres Prabowo misalnya. Semuanya masih terbuka peluang sebelum Capres dan Cawapres didaftarkan di KPU," kata Saiful Anam.***




