POJOKSATU.id, MEDAN-- Suhu maksimum harian periode 17-18 Maret 2026 Maret, wilayah Medan, Sumatera Utara, menjadi daerah dengan suhu tertinggi yang teramati dalam periode tersebut.

Suhu maksimum di Medan mencapai 35,8 derajat Celsius tercatat di Stasiun Meteorologi Wilayah I Medan.

Diketahui, sejumlah wilayah di Indonesia memang mengalami cuaca panas beberapa hari terakhir.

Baca Juga: Ini Batas Waktu Pencairan TPG THR Guru 2026, Pemda Wajib Tahu

Berdasarkan pantauan BMKG, beberapa daerah mengalami suhu tinggi di atas 34 derajat Celsius, tersebar di Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.

Berikut 20 wilayah dengan suhu maksimum tertinggi di Indonesia berdasarkan pengamatan BMKG:

1. Balai Besar MKG Wilayah I, Medan, Sumatera Utara 35,8 Celsius

2. Balai Besar MKG Wilayah II, Ciputat, Banten 35,6 Celsius

3. Stamet Maritim Serang, Serang, Banten 35,4 Celsius

4. Stageof Lampung Utara, Lampung Utara, Lampung 34,9 Celsius

5. Stamet Pangsuma, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat 34,9 Celsius

6. Halim Perdana Kusuma TNIAU, Jakarta Timur, DKI Jakarta 34,6 Celsius

7. Stamet Utarom, Kaimana, Papua Barat 34,4 Celsius

8. Staklim Banten, Tangerang, Banten 34,2 Celsius

9. Stamet Beringin, Barito Utara, Kalimantan Tengah 34,2 Celsius

10. Stamet Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumatera Selatan 34,1 Celsius

11. Stamet Kertajati, Majalengka, Jawa Barat 34 Celsius

12. Stamet Maritim Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur 34 Celsius

13. Stageof Deli Serdang, Deli Serdang, Sumatera Utara 34 Celsius

14. Stamet Nangapinoh, Melawi, Kalimantan Barat 33,9 Celsius

15. Staklim Aceh, Banda Aceh, Aceh 33,8 Celsius

16. Taman Alat Digital Staklim Sumsel, Palembang, Sumatera Selatan 33,8 Celsius

17. Stamet Sanggu, Barito Selatan, Kalimantan Tengah 33,8 Celsius

18. Atang Sendjaja TNIAU, Bogor, Jawa Barat 33,8 Celsius

19. Stamet H. Asan, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah 33,7 Celsius

20. Staklim Sumatera Utara, Deli Serdang, Sumatera Utara 33,6 Celsius

Secara umum, suhu maksimum di atas 34 derajat Celsius memang cukup sering terjadi di berbagai wilayah Indonesia saat kondisi atmosfer mendukung pemanasan permukaan.

BMKG mencatat suhu maksimum tinggi dapat menyebar luas di banyak wilayah ketika radiasi matahari dominan dan tutupan awan berkurang.

Peningkatan suhu tersebut dipicu oleh dinamika atmosfer. Salah satunya adalah aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang sebelumnya berada di sekitar wilayah Indonesia kini bergerak ke arah timur sehingga pembentukan awan hujan di wilayah Jakarta berkurang.

Selain itu, Monsun Asia juga dilaporkan melemah sehingga suplai massa udara lembap yang biasanya memicu pembentukan awan hujan tidak sekuat sebelumnya.***