POJOKSATU.id - Ramadan 2026 hadir dengan suasana berbeda, terutama bagi masyarakat yang menantikan perkembangan Ibu Kota Nusantara.
Untuk pertama kalinya, ibadah tarawih digelar di Masjid Negara IKN, rumah ibadah megah yang sejak awal pembangunannya menyedot perhatian publik.
Masjid ini mulai dibangun pada era Presiden Joko Widodo dan kini dipakai secara resmi di masa pemerintahan Prabowo Subianto.
Baca Juga: IKN Mesir
Momen tarawih perdana itu langsung menjadi sejarah baru IKN, sekaligus pembuktian bahwa pembangunan di kawasan tersebut terus berjalan.
Akun resmi Ibu Kota Nusantara membagikan rekaman suasana malam tarawih pertama.
Ribuan jemaah memenuhi kawasan masjid, bukan hanya dari Kalimantan Timur, tetapi juga dari berbagai daerah termasuk Pulau Jawa.
Baca Juga: Mahasiswa UI Ciptakan RunSight, Kacamata AI untuk Pelari Tunanetra yang Tembus 10 Besar Dunia
Banyak yang datang khusus untuk merasakan langsung pengalaman beribadah di ikon baru ibu kota itu.
Bagian dalam masjid yang luas, terang, dan modern membuat suasana ibadah terasa khidmat.
Barisan jemaah pria dan wanita tersusun rapi sementara lantunan ayat suci menggema di ruangan besar yang sejuk.
Baca Juga: IKN Mesir
Banyak warga mengaku terharu melihat masjid yang dulu hanya tampak dalam gambar, kini berdiri nyata dan dipenuhi aktivitas Ramadan.
Di tengah ribuan jemaah, hadir pula Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, yang turut mengikuti sholat berjamaah tanpa jarak khusus, berdiri sejajar dengan masyarakat umum.
Masjid Negara IKN sendiri dibangun menggunakan anggaran APBN sekitar Rp 940 miliar.
Berdiri di atas lahan 32.125 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 61.596 meter persegi, masjid ini mengusung desain unik menyerupai pusaran sorban jika dilihat dari atas.
Baca Juga: Hasil Riset UGM, Hampir Seluruh Kampus di Indonesia Belum Ramah Dosen Disabilitas, Terbentuk ADDI
Konsep tersebut melambangkan gerak semesta sekaligus spiritualitas Islam.
Malam tarawih perdana ini menjadi simbol bahwa IKN bukan lagi sekadar rencana di atas kertas.
Kehidupan mulai tumbuh, aktivitas masyarakat berjalan, dan nuansa religius Ramadan kian terasa.
Baca Juga: Hasil Riset UGM, Hampir Seluruh Kampus di Indonesia Belum Ramah Dosen Disabilitas, Terbentuk ADDI
Selama bulan puasa 2026, masjid ini juga direncanakan menggelar bazar Ramadan serta pembagian takjil gratis setiap hari.***




