POJOKSATU.ID – Belum lama ini publik tengah dihebohkan dengan kasus Takbirdha Wardiana alias “Mas Pelayaran”.
Seperti diketahui, nama Takbirdha Wardiana belakangan ini viral di media sosial usai diduga aniaya seorang driver ojek online (ojol) di Sleman, Yogyakarta.
Berdasarkan informasi dihimpun, dugaan penganiayaan ini terjadi lantaran “Mas Pelayaran” tersebut tidak terima orderan ShopeeFood yang dipesannya telah diantar.
Baca Juga: Tampang Takbirdha Wardiana alias ‘Mas Pelayaran’ Terduga Pelaku Penganiayaan Driver Ojol di Sleman
Alih-alih demikian, Takbirdha Wardiana yang viral usai kasus penganiayaannya mencuat itu sontak menuturkan permohonan maaf.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform TikTok milik @infoin.aj99 pada Minggu (6/7/2025).
Dalam unggahannya, tampak jelas sosok “Mas Pelayaran” minta maaf di depan kamera usai melakukan tindak pidana.
Tidak sekadar minta maaf, pelaku juga mengaku siap menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
“Saya Takbirdha Wardiana memohon dengan tulus untuk meminta maaf kepada korban dan driver ojol terutama driver ojol Shopee,” jelasnya.
“Atas kejadian Kamis, 3 Juli 2025 pukul 21.30. Dengan hal itu saya sangat menyesal dan saya siap menerima konsekuensinya,” lanjutnya.
Baca Juga: Ibu Korban Protes, ASN Pemprov Jambi Terdakwa Cabul Sesama Jenis Hanya Divonis 2 Tahun Bui
Perlu diketahui, insiden ini mencuat usai unggahan akun TikTok milik @ayuntyasss beredar luas di media sosial.
Sebab, unggahan akun tersebut membeberkan kronologi insiden yang menyebabkan sang driver ojol menjadi korban.
Diketahui, sang pemilik akun merupakan pacar driver ojol tersebut yang juga menjadi korban penganiayaan.
Baca Juga: Zohran Mamdani
Yang mana, dirinya bersama sang pacar mengaku telah jadi korban tindak pidana oleh “Mas Pelayaran” tersebut.
Menurut keterangannya, insiden ini bermula ketika dirinya menemani sang kekasih mengantar pesanan customer pada Kamis (3/7/2025) sekitar malam hari.
Namun, hal mengenaskan justru bermula saat sang driver ojol mendapatkan pesanan ganda (double order).
Baca Juga: UNJ Terima Jalur Mandiri, Ujian Tulis 26 Juli, Pengumuman Seleksi 31 Juli 2025, Cek Bayarannya
Yang mana, pacar dari pemilik akun tersebut menerima pesanan minuman Fore dan Special Sambal.
Berdasarkan pengalaman sebelumnya, sang driver ojol mengetahui proses pesanan Special Sambal akan membutuhkan waktu lama.
Oleh karena itu, mereka dengan sigap mengambil orderan minuman Fore terlebih dahulu sebelum ke Special Sambal.
Baca Juga: Kemensos Beberkan Rp 20 Triliun PKH dan Sembako Sudah Dicairkan di Triwulan 2 Tahun 2025
Tidak hanya itu, sang driver juga berinisiatif mengabarkan customer yang mesan minuman Fore terkait lamanya proses pengantaran.
Bukan main, pacar pemilik akun yang sudah beritikad baik mengabari customer itu justru mendapat cecaran dan ancaman.
Lebih lanjut, setelah pesanan sudah siap dengan waktu yang cukup lama, sang driver sontak melaju kencang mengantarkan orderan kedua customer.
Baca Juga: Buat Referensi Guru, Ini Kumpulan 20 Lebih Model Pembelajaran Deep Learning
Diketahui, pesanan Special Sambal terlebih dahulu diantar lantaran lokasi pengantaran lebih dahulu ditemukan.
Setelah selesai mengantarkan pesanan tersebut, driver ojol dan kekasihnya melanjutkan perjalanan ke rumah customer yang order minuman Fore di Godean, Sidoarum, Sleman.
Namun, mereka mengalami hambatan saat hendak mengantarkan pesanan tersebut dikarenakan padatnya lalu lintas.
Baca Juga: Kenapa Data 1, 9 Juta Penerima Bansos Dikurangi, Tenyata Tak Tepat Sasaran, Gus Ipul Minta Maaf
Tidak lama setelahnya, driver ojol dan kekasihnya berhasil tiba di kediaman customer tersebut dengan keterlambatan kurang lebih 5 menit.
Bukan main, mereka sontak mendapatkan cecaran dan ancaman akan diberikan bintang rendah saat tiba di kediaman customer.
Tidak hanya beri ancaman berupa bintang rendah, customer itu juga dinilai arogan lantaran mengaku “orang pelayaran”.
Baca Juga: Isu Gaji Guru Naik 16 Persen Cair Agustus 2025: Presiden Fokus Naikkan Gaji Hakim, Guru Sabar Dulu
Diketahui, video beredar yang memperlihatkan sikap arogansi Takbirdha itu sontak ditanggapi rekan korban.
Yang mana, rekan korban yang berprofesi sebagai driver ojol menggeruduk kediaman pelaku dengan brutal.
Berdasarkan informasi dihimpun, aksi massa itu tidak hanya mencelakai pelaku saja, melainkan juga merugikan aparat kepolisian.
Sebab, beberapa fasilitas pihak kepolisian yang menangani penggerudukan itu mengalami kerusakan.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Sleman Ajun Komisaris Polisi Agha Ari Septyan.
Agha menuturkan bahwa pihaknya akan mengambil langkah tegas terhadap massa aski yang menyebabkan kericuhan.
Baca Juga: Sosok Ade Armando Diangkat Jadi Komisaris PLN, Awet Muda Umurnya Ternyata Sudah 63 Tahun
“Driver ShopeeFood tersebut melampiaskan dengan merusak fasilitas umum termasuk di situ mobil polisi,” jelasnya yang dikutip dari akun @merapi_uncover.
“Polresta Sleman di sini tidak akan mentolerir dan akan menindak tegas para pelaku pengurusakan fasilitas umum,” lanjutnya. ***
Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:
Versi Android
Versid iOS
Untuk mendapatkan artikel melalui saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id bisa klik link di bawah ini:
Channel Whatsapp
Fanpage Edugov



