POJOKSATU.id, JAKARTA – Karena khawatir dengan penyebaran virus Corona atau Covid-19, Maroko dengan tegas menolak penerbangan yang datang dari China.

Kementerian Luar Negeri Maroko mengungkap mulai 3 Januari 2023 memberlakukan larangan masuk untuk siapapun yang datang dari China.

Langkah itu untuk mencegah gelombang virus Covid-19 dari negara tersebut.

Kebijakan itu membuat Maroko menjadi negara pertama yang menutup pintu bagi turis China.

Sebelumnya, sejumlah negara seperti Amerika Serikat (AS), Korea Selatan (Korsel), Israel, India, Italia, Jepang, Malaysia, Taiwan, Inggris, Prancis, dan Spanyol meminta hasil tes negatif dari turis China.

Baca Juga :

Profil Negara Maroko, Negara Afrika yang Bergunung-gunung, Keturunan Arab Eropa Berber

Negara-negara ini memperketat prosedur masuk turis China dengan cara meminta tes pra-kedatangan untuk penerbangan dari China.

Sikap pembatasan ini memicu Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin mendesak negara-negara di dunia tidak membatasi turis dari negara mereka.

"China selalu meyakini bahwa tindakan pencegahan pandemi dari semua negara harus ilmiah dan sesuai, juga tidak boleh mempengaruhi perjalanan dan kerja sama," kata Wang seperti diberitakan Reuters, Selasa (3/1/2023)

"Kami juga mencatat bahwa baru-baru ini pakar kesehatan dari sejumlah negara percaya bahwa dari sudut pandang ilmiah, tak perlu memberlakukan pembatasan masuk kepada turis China," katanya. (ikror/pojoksatu)