POJOKSATU.id, JAKARTA — Mario Dandy ternyata 2 tahun sekolah di SMA Taruna Nusantara (TN) Magelang atau sampai kelas XI. Mario dikeluarkan karena ketahuan mabok, merokok dan gangguin cewek.

Informasi mengenai Mario Dandy Satriyo kembali terkuak ke publik yang diunggah akun @logikapolitikid.

Akun Logika Politik ini juga mengungkap penyebab Mario dikeluarkan dari sekolahnya di SMA Taruna Nusantara Magelang.

Dilansir dari akun twitter @logikapolitikid, ada beberapa alasan Mario Dandy dikeluarkan dari SMA TN Magelang.

Diungkapkan bahwa Mario Dandy Satriyo dikeluarkan karena ada seseorang yang mengirim foto ke pihak sekolah, saat dirinya sedang mabok dan ngerokok.

Baca Juga :

Shane Lukas Akui Mario Dandy Andalkan Bapaknya Rafael Alun : Bapak Saya Nanti Urus Semua

Diketahui seseorang yang melakukan pelaporan ke polisi pihak sekolah merupakan mantan dari Mario Dandy Satriyo.

Menurut akun tersebut, Mario merupakan cowok yang gampang cemburu. Lalu keduanya putus, dan si cewek memiliki kekasih baru.

Namun Mario tidak terima sehingga dirinya menganggu terus mantannya, lalu sang mantan merasa risih yang akhirnya melaporkan foto kenakalan Mario ke pihak sekolah.

Sama seperti kasus yang menjeratnya sekarang, ternyata faktor asmara menjadi pemicu dirinya dikeluarkan dari SMA TN.

"Jadi gini.. MDS aka Mario ini cowok yang cemburuan, dulu MDS putus sama ceweknya, nah si ceweknya ini udah punya cowok baru, MDS gak terima," dikutip dari Twitter @logikapolitikid.

Merasa tak terima, Mario diduga kerap mengganggu mantan kekasihnya itu.

Karena merasa terganggu dan kesal, akhirnya perempuan itu mengadu ke pihak sekolah terkait Mario yang diduga sering mabuk dan merokok.

"Si ceweknya digangguin terus, ceweknya kesel dong, terus si cewek ini ngirim foto MDS lagi mabok sama lagi ngerokok ke sekolah. di do (drop out) deh...," tutupnya.

SMA TN Beri Penjelasan Soal Mario Dandy


Dilansir dari twitter akun @SMATN, mengunggah sebuah klarifikasi menanggapi viralnya Mario Dandy yang jadi pelaku penganiayaan yang diduga lulusan SMA Taruna Nusantara.

Pihak sekolah mengungkapkan bahwa Mario Dandy Satriyo bukanlah lulusan dari SMA Taruna Nusantara.

Mario Dandy Satrio hanya pernah bersekolah di SMA Taruna Nusantara sampai dengan kelas XI saja atau kelas 2 saja.

Pemberitahuan klarifikasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Humas SMA Taruna Nusantara, Cecep Iskandar.

"Kami ingin meluruskan bahwa tersangka MDS bukan lulusan SMA Taruna Nusantara Magelang,"terangnya.

"Yang bersangkutan pernah bersekolah di sekolah kami sampai dengan kelas XI, tetapi kemudian pindah sekolah dari SMA Taruna Nusantara Magelang sesuai surat Keterangan Pindah Sekolah No.Sket/566/VII/2023 tanggal 5 Juli 2021," sambungnya dilansir dari akun @SMATN. (ikror/pojoksatu)