POJOKSATU.id, JAKARTA-- Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) Laksamana Muda (Purn) TNI Soleman B Ponto mendukung TNI menjaga keamanan Kejaksaan di seluruh Indonesia.

Soleman B Ponto mendukung perintah Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto tentang penguatan pengamanan terhadap Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri di seluruh Indonesia.

Soleman B Ponto menuturkan bahwa militer ikut turun mengamankan kejaksaan bukan untuk mengambil alih Kejari atau Kejati.

Baca Juga: Mayjen Purn TB Hasanuddin Sebut Penyebab Ledakan Pemusnahan Amunisi di Garut Kesalahan Prediksi Petugas

“Bukan untuk mengambil alih peran kejaksaan untuk mengamankan diri sendiri, tetapi untuk mengamankan proses hukum, mengawal penegak hukum, dan menciptakan efek gentar bagi siapapun yang berniat mengacaukan jalannya keadilan,” tegas Soleman, Senin, 12 Mei 2025.

Ia menambahkan, di kantor-kantor kejaksaan terdapat banyak kasus besar yang membahayakan para jaksa. Misalnya seperti narkoba dan terorisme.

“Kita tidak sedang berbicara soal keseharian. Kita bicara tentang kasus-kasus luar biasa, mafia narkoba, terorisme, kartel kejahatan terorganisir, bahkan oknum berseragam atau berkekuatan politik yang hendak membungkam para penegak hukum,” jelasnya.

Baca Juga: Teman Satu Letting Kapuspen TNI, Ini Sosok Kepala Puspalad Kolonel Antonius Hermawan Gugur di Garut

Pengamat militer dan intelijen ini menuturkan jaksa harus dikawal dan dijaga ketat oleh negara, lantaran mereka merupakan garda depan melawan para mafia di pengadilan.

“Jaksa adalah garis depan melawan pembusukan negara. Ketika garis itu diserang, negara harus memobilisasi pertahanannya,” tutup dia. ***