POJOKSATU.ID - Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus menyoroti jumlah penumpang yang diangkut oleh KM Barcelona V.

Diketahui, KM Barcelona V mengalami kebakaran di perairan Talise pada Minggu (20/7/2025).

Kebakaran tersebut memakan korban sebanyak 580 orang, padahal manifest penumpang tercatat 280.

Menurut Lasarus, Perbedaan penumpang yang mencapai hingga 300 orang, memungkinkan adanya unsur kesengajaan.

Baca Juga: Jurist Tan Stafsus Nadiem Terancam Dijemput Paksa Kejagung, 2 Kali Tak Penuhi Panggilan

“Ini bedanya 300 lho, kalau menurut saya beda 300 ini unsur kesengajaan,” ujar Lasarus kepada awak media di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (23/7/2025).

Lasarus mempertanyakan kekuatan kapal dengan jumlah penumpang.

“Terkait dengan unsur kesengajaan ini apakah melebihi kekuatan kapal atau jumlah penumpang, harusnya memang muat hanya 280 tapi dinaiki sampai 580 orang, ini juga masih belum bisa kita jawab,” imbuhnya.

Baca Juga: Sistem Rekrutmen CPNS 2025 Segera DIROMBAK TOTAL, Tes Bisa Dilakukan KAPAN SAJA, Tapi Kuota DIPANGKAS

Lasarus juga mengatakan tentang aturan mengikat yang harus dipatuhi oleh pihak terkait.

“Aturan kan jelas, nanti kita lihat, kita minta supaya Menteri Perhubungan menerapkan aturan yang ketat termasuk juga reward and punishment,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat itu.

Lasarus menambahkan Reward dan punishment ini, diberikan kepada orang-orang yang bertanggung jawab pada kejadian tersebut.

Baca Juga: Jokowi Tak Bohong, Dosen Pembimbing Skripsinya Ahmad Sumitro, Lalu Kasmujo Sebagai Apa

Sementara itu, Polda Sulawesi Selatan telah menetapkan nahkoda KM Barcelona V yang berinisial IB sebagai tersangka.

Penetapan dilakukan setelah Direktorat Polair Polda Sulut dan tim Reserse Kriminal Umum melakukan penyidikan intensif pada 15 kru kapal selama 24 jam.

Baca Juga: Wah, ANGKA GUGATAN CERAI Guru ASN Melonjak, Kebanyakan Perempuan, Diduga Karena KETIMPANGAN PENDAPATAN

Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:
Versi Android
Versi iOS
Channel Whatsapp
Fanpage Edugov

Ia dianggap lalai sehingga muncul kebakaran dan menewaskan 3 orang penumpang dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. ***